Merdeka.com: Zona Integritas Jadi Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah, Ini Alasannya!
Kementerian PKP meluncurkan Zona Integritas sebagai fondasi utama untuk mencapai target Program 3 Juta Rumah. Mengapa komitmen birokrasi bersih ini sangat krusial?
Jakarta, Merdeka.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) baru-baru ini menegaskan pentingnya membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui Zona Integritas (ZI). Langkah ini dianggap esensial untuk mencapai target ambisius Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko (TKPR) Kementerian PKP, Azis Andriansyah, menyampaikan bahwa pengembangan Zona Integritas bukan sekadar agenda birokrasi semata. Lebih dari itu, ZI merupakan fondasi fundamental yang mendukung keberhasilan program-program prioritas nasional, khususnya di sektor perumahan.
Peluncuran Zona Integritas ini menandai komitmen serius Kementerian PKP dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Hal ini diharapkan dapat memastikan setiap tahapan program perumahan berjalan efektif dan bebas dari praktik korupsi, demi kesejahteraan masyarakat.
Pentingnya Zona Integritas dalam Pembangunan Perumahan
Azis Andriansyah menekankan bahwa target tiga juta unit rumah tidak akan tercapai tanpa birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, Zona Integritas berfungsi sebagai landasan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari perencanaan, penganggaran, konstruksi, hingga pengawasan program, berjalan secara efektif dan bebas dari praktik korupsi.
“Target ambisius tiga juta unit rumah tidak akan tercapai tanpa birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Zona Integritas berfungsi sebagai landasan untuk memastikan bahwa semua proses—dari perencanaan, penganggaran, konstruksi, hingga pengawasan program—berjalan efektif dan bebas dari praktik korupsi,” ujar Azis di Jakarta.
Komitmen terhadap Zona Integritas ini menjadi sangat krusial mengingat skala dan dampak sosial ekonomi dari Program Tiga Juta Rumah. Dengan adanya ZI, diharapkan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan rakyat.
Enam Area Perubahan Menuju Birokrasi Bersih
Dalam mengembangkan Zona Integritas, Azis menyoroti enam area perubahan utama yang harus diperhatikan. Area-area tersebut meliputi manajemen perubahan, tata laksana, sistem manajemen sumber daya manusia, akuntabilitas kinerja, pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Keenam area ini merupakan komponen yang saling terintegrasi dan terkait erat untuk menumbuhkan budaya kerja anti-korupsi. Selain itu, fokus pada area-area ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat secara keseluruhan.
Kementerian PKP telah menggelar Upacara Peluncuran Pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai tonggak penting. Acara ini menjadi simbolisasi komitmen dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel di sektor perumahan dan permukiman.
Komitmen Bersama dan Dampak Positif Zona Integritas
Pada acara peluncuran tersebut, sebanyak 19 Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) dari seluruh Indonesia turut serta. Mereka menandatangani Piagam Peluncuran ZI dan Pakta Integritas, yang mencerminkan komitmen kolektif untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam birokrasi.
Zona Integritas sendiri merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja pemerintah yang berkomitmen mencapai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Hal ini sesuai amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021.
Peluncuran ini diharapkan membawa manfaat luas, termasuk peningkatan integritas dan transparansi dalam pengelolaan program perumahan dan permukiman. Selain itu, juga diharapkan dapat mempercepat pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, dan akuntabel, serta mengurangi potensi penyimpangan dan memperkuat budaya kerja anti-korupsi. Inisiatif Zona Integritas juga bertujuan memberikan kepastian dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah di sektor perumahan.
Dengan kehadiran perwakilan dari berbagai instansi, acara tersebut menggarisbawahi bahwa pengembangan Zona Integritas adalah agenda bersama. Hal ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola yang bersih dan berorientasi pada pelayanan, demi tercapainya target Tiga Juta Unit Rumah bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber: AntaraNews