Menteri BUMN Erick Thohir memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia selama krisis pandemi Covid-19. Meski terkontraksi dua kuartal berturut-turut alias resesi, dia menilai pencapaian itu masih lebih baik dari negara-negara anggota G20.
"Dari segi ekonomi, kebijakan pemerintah sudah tepat. Kalau kita bandingkan dengan negara G20, kita di kuartal III 2020 masih lebih baik dari Prancis, Inggris, India," kata Erick Thohir dalam Indonesia Digital Conference 2020, Rabu (16/12/2020).
Erick Thohir mengatakan, aktivitas perekonomian nasional terus berjalan membaik. Ini ditandai dengan pertumbuhan minus di kuartal III-2020 yang mengalami penurunan dibanding kuartal sebelumnya.
"Kita akan fokuskan di kuartal IV-2020. Dibanding negara ASEAN juga kita lebih baik. Kita lebih baik dari Singapura, Thailand," sambungnya.
Namun, Erick Thohir masih belum berpuas diri. Dia menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini yang masih kalah dari dua negara tetangga yakni Vietnam dan Malaysia.
Berbekal pengalaman sebagai Bos Inter Milan, Erick Thohir tak mau posisi Indonesia lebih rendah dibanding negara lain. Dia ingin Indonesia jadi nomor satu di tingkat persaingan bisnis internasional.
"Tapi tentu kita tak boleh berpuas diri karena ada Vietnam Malaysia yang lebih baik. Ini kenapa kita harus memacu. Jangan istilahnya kita sudah baik (dari negara lainnya) ya cukup," ungkapnya.
"Tidak ada cukup. Kita ini bersaing, dan yang namanya persaingan sama. Background saya di industri olahraga tidak ingat sama yang namanya ranking dua. Selalu ingat yang ranking satu," tegas Erick Thohir.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com