Sebuah bintang besar akan hantam Bumi, inikah penyebab kiamat?
Merdeka.com - Sebuah bintang besar diketahui akan bertabrakan dengan sistem tata surya kita. Hal ini sebenarnya sudah diketahui sejak lama oleh para ilmuwan, namun mereka baru bisa memprediksi jaraknya secara akurat, dan bintang ini sepertinya berjarak 5 kali lebih dekat dari prediksi sebelumnya.
Dilansir dari Daily Mail, sebuah data yang dikumpulkan oleh observatorium Gaia dari European Space Agency, menunjukkan bahwa sebuah bintang seperti matahari dengan konsistensi hidrogen bernama Gliese 710, sedang menuju ke arah Bumi yang jika masuk ke tata surya kita, akan menjadikan hujaman komet yang sangat besar.
Jika ini terjadi, gaya gravitasi yang kuat dari bintang tersebut, yang besarnya 60 persen dari matahari kita, bisa menyebabkan hujan komet yang besar dan mungkin planet kita akan hancur jika dihujam. jadi ilmuwan menyimpulkan bahwa ini mungkin adalah salah satu penyebab kiamat.
Untungnya, jarak Gliese 710 masih sangat jauh, yakni 64 juta tahun cahaya dari tata surya kita. Meski bergerak ke arah tata surya kita, hal ini mungkin akan berdampak pada Bumi di sekitar 10 juta tahun lagi.
Terlebih lagi, ternyata bintang ini tak benar-benar menghujam, karena bintang ini hanya akan 'hampir' menabrak tata surya kita dalam jarak 1,2 triliun mil dari Bumi. Namun karena ukuran dan gaya gravitasi yang besar, dampaknya tetap akan berbahaya bagi Bumi.
Meski ini adalah jarak yang jauh jika kita bayangkan, namun jika dalam konteks ruang angkasa, jarak ini ternyata cukup dekat. Sebagai perbandingan, Alpha Centauri yang merupakan bintang terdekat dari Bumi, punya jarak 25,67 triliun mil jauhnya, dan jarak ini dianggap dekat.
Meski ada fakta ini, tentu kita tak perlu khawatir karena 10 juta tahun lai bahkan kita tak bisa membayangkan apa yang terjadi saat itu. Mungkin teknologi manusia sudah bisa menemukan alat penghancur bintang layaknya 'Death Star' di film Star Wars.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya