Masa depan keamanan smartphone bisa jadi tak ke arah pengenalan wajah seperti yang dipopulerkan iPhone X, karena mungkin kita akan kembali ke era fingerprint scanner yang lebih canggih.
Melansir Mashable, sebuah perusahaan hardware di San Jose bernama Synaptics, mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi massal sebuah teknologi sensor sidik jari dalam layar, dan mereka menyebut bahwa sudah ada mitra besar yang akan terlibat.
Disebut "Clear ID," teknologi ini akan membuat smartphone dengan desain full-screen, atau layar yang memenuhi bagian depan perangkat, tetap bisa menggunakan sensor sidik jari di bagian depan, tanpa perlu memindahkannya ke belakang dan 'merusak' desainnya.
Synaptics sendiri disebut tidak sendiri, dan mengembangkan teknologi ini bersama 5 perusahaan hardware papan atas yang tak disebut namanya.
Dalam rilisnya yang dikutip Mashable, Synaptics menyebut bahwa sensor sidik jari bawah layar ini "dua kali lebih cepat dari pemindai wajah 3D."
Bukan tidak mungkin berkat teknologi ini, Apple akan menghidupkan lagi Touch ID.
Menarik?