Jaringan 4G/LTE yang menggunakan arsitektur jaringan berbasis IP (Internet Protocol) sudah cukup banyak digelar di berbagai negara. Akan tetapi penambahan jaringan baru banyak terbentur dengan kendala habisnya IPv4, yang membuat operator seluler besar mulai melirik ke penggunaan IPv6 di jaringan 4G LTE mereka.
Misalnya saja, Verizon dan T-Mobile di Amerika sudah secara agresif menggelar IPv6 di jaringan seluler mereka, yang mengakibatkan meningkatnya statistik penggunaan IPv6 di negara itu. 79 Persen pelanggan Verizon dan 61 persen pelanggan T-Mobile akan otomatis menggunakan IPv6 apabila mengunjungi situs yang mendukung IPv6 seperti Google, Facebook dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan Asia? Di acara APNIC 40 yang saat ini sedang berlangsung di hotel Ritz Carlton Jakarta, ada 2 sesi menarik di hari Rabu (9 September 2015) yang menunjukkan bahwa operator seluler Asia juga sudah mulai bergerak kearah yang sama.
SK Telecom, operator seluler terbesar di Korea Selatan, baru-baru ini berhasil mengimplementasikan protokol IPv6 di jaringan LTE mereka. 13 Persen dari pelanggan mereka dideteksi menggunakan IPv6 untuk berkomunikasi dengan situs2 yang mendukung protokol baru ini.
Di sesi berjudul "Internet – Mobility Nexus: Are We Ready for Real Mobile/Wireless Broadband?", Deoknyong Ko dari SK Telecom akan menceritakan bagaimana cara menerapkan IPv6 di jaringan LTE mereka.
Park Jin-hyo, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi jaringan SK Telecom mengatakan, SK Telecom akan memberikan kontribusinya ke ekosistem global IPv6 dengan membagi pengalaman dalam mengkomersialisasikan IPv6.
Sesi lainnya berupa tutorial yang berjudul "Hypes? Fanfares? Fads? Wading through the muddy IPv6 puddle", di mana Sunny Yeung dari Telstra dan Masataka Mawatari dari JPIX akan mengulas salah satu teknologi transisi IPv6 yang dinamakan 464XLAT. Teknologi ini terbukti dapat membantu proses implementasi IPv6 di jaringan seluler.
Seluruh sesi konferensi APNIC 40 akan ditayangkan langsung melalui YouTube live, dan rekamannya (termasuk transkrip) dapat dilihat di http://conference.apnic.net/40.