ITS EXPO 2015 jadi pesta seni, ilmu, budaya terbesar di Indonesia

Puncak ITS EXPO 2015 disesaki hingga 8000 pengunjung

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
ITS EXPO 2015 jadi pesta seni, ilmu, budaya terbesar di Indonesia
ITS EXPO 2015. ©2015 Merdeka.com

Tahun ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengadakan pesta seni, ilmu, budaya ITS EXPO 2015. Acara multi-event ini disebut sebagai yang terbesar di Indonesia.

ITS EXPO 2015 sendiri berlangsung dari tanggal 21-24 Oktober lalu di Graha Sepuluh Nopember, ITS Sukolilo. Di acara ini terdapat banyak event, wahana, dan kompetisi yang diikuti oleh siswa SMA.

Dalam ITS EXPO 2015, karya-karya mahasiswa ITS ditunjukkan melalui wahana Hall of Fame dan Gelar Karya Mahasiswa yang digelar sepanjang ITS EXPO 2015 berlangsung. Hall of Fame merupakan salah satu wadah dalam ITS EXPO 2015 untuk menunjukkan karya-karya besar ITS yang telah membawa nama harum kampus di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Karya yang masuk Hall of Fame misalnya Sapu Angin Speed yang telah meraih beberapa gelar juara di ajang internasional.

Kemudian juga terdapat kompetisi robot amfibi dani line tracer kelas nasional yang digelar tanggal 22 dan 23 Oktober 2015. Lomba ini bertujuan untuk mengasah kemampuan peserta di bidang teknologi, khususnya bidang robotika.

Selain itu, terdapat wahana teknologi yang menyuguhkan permainan-permainan yang menggunakan alat-alat berteknologi. Terdapat lima jenis permainan yang ada di wahana teknologi, yaitu Lazer War, Lazer Maze and Labirin, Finger Ring, Ghost Buster, dan Sapu Hero.

Hari kedua ITS EXPO 2015 diwarnai dengan workshop fotografi yang bertema Event Photography. Workshop yang dilaksanakan di ruang SLC Teknik Sipil ITS tersebut menghadirkan Arbain Rambey sebagai keynote speaker, sosok profesional yang telah berpengalaman di dunia fotografi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bagi penggemar film, ada Sepuluh Nopember Film Festival (Suberfest), sebuah rangkaian acara yang terdiri dari kompetisi film pendek, special screening, malam temu komunitas, dan talkshow. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Pascasarjana ITS.

Sementara hari ketiga ITS EXPO 2015 dipenuhi unsur seni dan budaya, hal tersebut dicerminkan dari beberapa acara yang ada di dalamnya. Beberapa di antaranya adalah Pagelaran Seni, Paguyuban, dan Sekolah Budaya. Pagelaran Seni menggelar puncak Dengan menghadirkan Kunokini, musisi tradisional yang telah berkiprah di kancah internasional.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hari terakhir atau 24 Oktober kemarin adalah puncak ITS EXPO 2015 yang penuh dengan kegiatan menarik dan tokoh-tokoh inspiratif. Pertama, terdapat talkshow yang menghadirkan Barry Likumahuwa (komposer dan music director), Alanda Kariza (penulis, aktivis muda, dan penggagas Indonesian Youth Conference), serta Isha Hening (VJ dan Motion Graphic Artist). Talkshow tersebut mengangkat tema "Innovation and Courage in Entertainment World" yang bertujuan untuk memicu semangat para pemuda Indonesia untuk berkarir dalam dunia entertainment.

ITS EXPO 2015 ditutup dengan penampilan Sammy Simorangkir (musisi ternama Indonesia), Stars and Rabbits (duo indie folk pop Indonesia), dan berbagai bintang tamu lokal lainnya. Saat penutupan ITS EXPO, Graha Sepuluh Nopember Surabaya sendiri sampai disesaki 8000 pengunjung.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Rekomendasi