Mendukung program pemerintah Indonesia menuju ekonomi digital, Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) menyelenggarakan ALE Hackathon 2018. Program ini merupakan inisiatif yang menantang para pengembang untuk membuat aplikasi berdasarkan platform Rainbow yang dapat menghubungkan manusia, bisnis dan perusahaan untuk menjawab tantangan di lima sektor. Yaitu pemerintahan, kesehatan, perhotelan, pendidikan, dan transportasi.
Sebelumnya ALE menyelenggarakan road show untuk memperkenalkan program ini di Malang, Palembang, Bandung, dan Jakarta. Sejak pembukaan kompetisi pada 3 Mei lalu, panitia telah menerima proposal aplikasi dari 183 tim. Setelah melalui penilaian dewan juri, panitia berhasil memilih 98 tim pengembang yang berhak melanjutkan ke tahap kualifikasi dan tahap berikutnya, yaitu semifinal untuk presentasi konferensi video Rainbow. Dari tahap ini, kemudian dipilih 35 tim untuk melaju ke babak final.
“Kami senang melihat antusiasme para pengembang mengikuti kompetisi ini. Banyak ide luar biasa yang kami percaya dapat membawa nilai tambah bagi setiap industri yang mereka representasikan dan membantu pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, ” ujar Adios Purnama, Country Manager ALE Indonesia, di Jakarta, Rabu (29/8).
Saat ini di tahap final, ALE memilih 35 ide untuk dikembangkan menjadi aplikasi yang akan berkolaborasi dengan Rainbow CPaaS (Communication Platform as a Services). Ke-35 tim ini akan dilatih oleh tim ALE Evangelist dan Vertical Expert, sehingga aplikasi ini menjadi lebih matang untuk dipresentasikan pada presentasi tatap muka di Jakarta.
Tim yang lolos ke babak final diundang untuk mempresentasikan ide dan aplikasinya di dewan juri ALE Hackathon di Jakarta pada 19-20 September 2018. 20 tim teratas secara otomatis bergabung dengan Komunitas Pengembang Internasional ALE dan 3 tim teratas akan menerima hadiah dan mendapatkan coaching clinic dari tim ALE Evangelist dan Vertical Expert. Pemenang pertama akan diberangkatkan ke Paris untuk mendapatkan coaching clinic dari ALE International Developer Team.
“Kami sangat bersemangat untuk melihat bagaimana ide-ide para peserta bisa menjadi aplikasi dan dapat berkolaborasi baik dengan platform Rainbow kami. Yang terpenting adalah bagaimana aplikasi ini dapat membantu mengatasi tantangan di setiap pasar vertikal di era digital ini,” pungkas Adios.