Sering lihat orang tua bertengkar hambat perkembangan otak anak

Anak yang sering melihat orang tuanya bertengkar cenderung memiliki ukuran otak yang lebih kecil.

Kun Sila Ananda
Oleh Kun Sila Ananda - Reporter
Sering lihat orang tua bertengkar hambat perkembangan otak anak
Ilustrasi suami istri bertengkar. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/Creativa

Banyak orang tua yang tak ingin bertengkar di depan anak mereka. Salah satu alasannya adalah agar anak tidak ikut stres, mendengar kata-kata kasar, atau menirukan pertengkaran mereka. Namun rupanya melihat pertengkaran orang tua bisa memberikan dampak lain bagi anak, yaitu perkembangan otak yang terhambat.Peneliti melakukan scan otak yang mengungkap bahwa anak yang mendengarkan dan menyaksikan orang tua bertengkar, baik pertengkaran ringan hingga sedang, sampai mereka berusia 11 tahun mengalami masalah perkembangan otak dan lebih berisiko mengalami penyakit mental ketika mereka tumbuh besar.Beberapa pertengkaran yang sangat mempengaruhi mental anak adalah pertengkaran sengit, adanya kekerasan fisik dan emosional, orang tua yang kurang perhatian satu sama lain dan kurangnya komunikasi antar anggota keluarga, seperti dilansir oleh Daily Mail (19/02).

Rekomendasi