Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bagaikan mimpi buruk, ini 8 efek perceraian bagi anak

Bagaikan mimpi buruk, ini 8 efek perceraian bagi anak Ilustrasi anak kecil depresi. ©Shutterstock.com/ Leonid Ikan

Merdeka.com - Bagi Anda yang sudah berpasangan, tentulah perceraian merupakan hal yang sangat Anda hindari. Namun terkadang keputusan berat ini haruslah diambil terkait dengan kondisi yang terjadi. Tentu saja perceraian merupakan mimpi buruk bagi Anda dan pasangan terutama jika Anda berdua telah memiliki buah hati.

Selama ini yang Anda ketahui perceraian bisa memberikan efek psikologis yang buruk. Namun seperti dilansir dari healthmeup.com, berikut adalah efek mengerikan dari perceraian bagi anak-anak.

Penurunan akademik

Menurut beberapa penelitian, anak-anak yang menjadi korban perceraian seringkali mengalami masalah perilaku yang kemudian berdampak buruk pada kemampuan akademik mereka.

Kecenderungan untuk terpengaruh hal buruk

Anak-anak yang menjadi korban perceraian cenderung merasa 'tersesat' dan tidak memiliki sistem pendukung dalam hidupnya. Mereka cenderung lebih mudah terlibat dalam penggunaan alkohol, rokok, dan obat-obatan.

Kualitas kehidupan yang rendah

Anak-anak yang kedua orang tuanya bercerai biasanya mengalami penurunan kualitas kehidupan. Hal ini disebabkan karena adanya pembagian pendapatan.

Mengalami pelecehan

Perceraian mampu membuat anak-anak berada pada risiko yang lebih tinggi untuk menerima pelecehan dari anak lainnya dan rentan terkena masalah kesehatan.

Obesitas dan gangguan makan

Gangguan makan seringkali menjadi dampak psikologis yang dialami oleh anak korban perceraian. Mereka bisa menjadi seorang emotional eater yang kemudian berujung pada obesitas.

Tekanan psikologis

Trauma psikologis pastilah dialami oleh anak korban perceraian. Mereka bisa menderita stres, depresi, kecemasan, dan efek psikologis jangka panjang lainnya.

Apatis dalam berhubungan

Perceraian mampu menimbulkan trauma yang berkepanjangan bagi anak-anak. Bisa jadi mereka menjadi orang yang merasa apatis dengan sebuah hubungan dan menganggap bahwa hubungan bukanlah hal yang penting.

Melakukan seks bebas

Seks bebas mampu menjadi pelarian anak yang menjadi korban perceraian. Tentu saja hal tersebut mampu memberikan dampak yang negatif.

Bagaikan mimpi buruk, itulah yang dirasakan oleh buah hati Anda tentang perceraian. Oleh karena itu pikirkan dengan matang jika Anda ingin mengambil keputusan tersebut. Atau jika perceraian adalah hal yang tidak bisa ditawar, maka ciptakanlah suasana yang mendukung bagi buah hati selama masa tumbuh kembang mereka.

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP