Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Drama panjang pencalonan duet Agus-Sylviana diusung poros Cikeas

Drama panjang pencalonan duet Agus-Sylviana diusung poros Cikeas Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Poros Cikeas yang terdiri Partai Demokrat, PKB, PAN, dan PPP memutuskan untuk mengusung Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017. Dia akan berdampingan dengan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Budaya Sylviana Murni.

Pencalonan pasangan Agus-Sylviana ini tidak begitu saja diusung. Ada drama panjang dan perhitungan politik dari poros Cikeas bagaimana supaya calon yang diusungnya ini dapat mengalahkan petahana pasangan Ahok-Djarot.

Rapat di poros Cikeas berlangsung sejak hari Rabu (21/9) malam. Semua ketua umum poros ini, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua umum PPP Romahurmuziy berkumpul duduk satu meja.

Rapat sekali tak membuahkan hasil. Pertemuan Cikeas dilanjutkan pada Kamis (22/9) dan semua ketua umum poros ini disertai petinggi parpol masing-masing turut hadir. Awalnya poros Cikeas menempatkan nama Yusril Ihza Mahendra sebagai bakal calon yang akan diusung. Nama ini pernah disodorkan ke koalisi PKS dan Gerindra tetapi mentah gara-gara Prabowo Subianto ngotot agar Sandiaga tetap pada posisi cagub.

"Disepakati kandidat gubernur wagub 2017 adalah calon gubernur adalah Agus Harimurti Yudhoyono berpasangan dengan Sylviana Murni. Temanya Jakarta untuk rakyat," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (23/9) dini hari.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, butuh proses panjang sebelum akhirnya nama Agus menguat sebagai calon gubernur. Salah satu pokok pikirannya adalah mencari generasi yang tangguh untuk memimpin ibu kota.

"Setelah lakukan diskusi panjang lakukan berbagai pertimbangan kebutuhan Jakarta untuk rakyat kebutuhan mewujudkan masyarakat adil di Jakarta maka kombinasi antara generasi mudah yang tangguh, fresh yang memberikan harapan dipadu dengan seorang karier maka kita sepakat dari koalisi adalah Mas Agus berpasangan dengan Ibu Sylviana Murni. Mohon doa restu," kata Cak imin atau biasa disapa.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. Bagi Romi, sapaan Romahurmuziy, keduanya adalah pasangan ideal.

"Seperti saya sudah sampaikan, setelah kita pertimbangkan berbagai faktor tentu jatuh ke pilihan fresh dan perspektif. Dia pasangan ini pasangan ideal. Lulusan militer, kedisiplinan yang tinggi dipandu birokrat berpengalaman," jelas Romi.

Meski mendapatkan persetujuan dari seluruh peserta rapat, namun munculnya nama Agus sempat menuai penolakan. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Penolakan itu berasal dari ibu Agus, Ani Yudhoyono.

"(Ibu Ani) Enggak (rela)," ujar Hinca.

Meski demikian, Agus menerima pencalonan tersebut. Ani pun merelakan putranya untuk maju di Pilgub DKI.

"Demi panggilan untuk yang lebih besar, Mas Agus siap tampil di DKI," lanjut Hinca.

Hinca mengungkapkan, munculnya nama Agus ini cukup mengejutkan. Dia pun tidak membayangkan Agus bakal maju sebagai salan satu calon yang bertarung melawan Ahok di Pilgub DKI.

"Ya mengejutkan karena datang dari parpol lain. Kita juga enggak membayangkan ini terjadi, kita bahas 2 hari berturut-turut," bebernya.

Dengan diusungnya Agus sebagai calon gubernur, secara otomatis dia diwajibkan mundur dari kariernya sebagai prajurit TNI. Untuk itu, Poros Cikeas akan menemui atasan Agus agar diizinkan untuk maju sebagai calon gubernur.

Sylviana sendiri mendatangi kediaman mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor pada Jumat (23/9) dini hari. Kedatangannya tersebut terjadi saat empat pimpinan partai politik tengah berdiskusi soal calon yang bakal diusung di Pilgub DKI 2017.

Dia langsung mempersiapkan berkas untuk mundur sebagai PNS. Lantaran dia mendapat kepercayaan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Agus Harimurti Yudhoyono yang diusung Demokrat, PKB, PAN, dan PPP.

Setelah duet Agus-Sylviana ini diumumkan, keempat partai yang masuk ke dalam Poros Cikeas segera mendaftarkan ke KPU DKI Jakarta. Pendaftaran akan dilakukan pada pukul 19.00 WIB di KPUD.

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP