Amien Rais Ancam Serbu KPU, Zulkifli Hasan Nilai Sebagai Peringatan Agar Tidak Curang

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sepakat dengan ucapan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang akan mengempur Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika terbukti melakukan kecurangan dalam proses Pemilihan Presiden. Menurut Zulkifli ucapan Amien Rais adalah warning untuk KPU.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Amien Rais Ancam Serbu KPU, Zulkifli Hasan Nilai Sebagai Peringatan Agar Tidak Curang
Amien Rais Luncurkan Buku Selamat Datang Revolusi Moral. ©2019 Merdeka.com/Genan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sepakat dengan ucapan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang akan mengempur Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika terbukti melakukan kecurangan dalam proses Pemilihan Presiden. Menurut Zulkifli ucapan Amien Rais adalah peringatan untuk KPU.

"Ada warning ya jadi KPU sebagai lembaga negara itu tugasnya itu kan melaksanakan pemilu yang adil jujur yang terbuka ya Bawaslu juga begitu, aparat juga begitu," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/1).

Dia mengingatkan, lembaga penyelenggara Pemilu harus bertindak sesuai dengan Undang-Undang yang ada. Ini penting untuk menjaga kualitas pemilu.

"Aparat juga begitu karena kalau nanti tidak melaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan kan bisa jadi tidak legitimate," ungkapnya.

Mantan Menteri Kehutanan era SBY ini mengatakan, peringatan Amien Rais itu agar lembaga penyelenggara pemilu lebih profesional. Serta selalu bertindak adil pada semua pihak.

"Apalagi ini menentukan tiga bulan ya situasinya, orang gampang salah paham oleh karena itu kinerja KPU kinerja Bawaslu itu harus betul-betul menunjukkan perilaku yang profesional adil terbuka untuk semua," ucapnya.

Diketahui, Amien Rais mengajak para pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bekerja militan. Dia ingin para simpatisan mengawasi Komisi Pemilihan Umum supaya proses Pemilu tidak dicurangi.

Hal itu disampaikan saat diskusi bertajuk 'Refleksi Malari Ganti Nakhoda Negeri?' di Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi, Jl HOS Cokroaminoto No 93, Menteng, JakartaPusat, Selasa (15/1).

"Jadi (Jokowi) ini tidak boleh menang. Ini harus militan. Awas kalau sampai KPU curang kita gempur bersama. Kita lebih pandai dari pemerintah. Bayangkan 31 juta daftar bodong, KTP dibuang di tong, di sawah ini kan kurang ajar," cetus Amien Rais.

Rekomendasi