Tol Cipali dibuka, anggaran perawatan Jalur Pantura dipangkas

Akibatnya sejumlah jalan rusak di Pantura terpaksa ditunda pengerjaannya hingga tahun depan.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Tol Cipali dibuka, anggaran perawatan Jalur Pantura dipangkas
Jalan pantura rusak. ©2015 Merdeka.com

Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 4 Jawa Barat, T Yuliansyah mengatakan sejak beroperasinya Tol Cipali, terjadi pemangkasan anggaran untuk Jalur Pantura. Tak tanggung-tanggung, pemerintah memotong anggaran yang semula Rp 500 miliar pertahun, kini menjadi Rp 200 miliar setahun.Akibatnya sejumlah jalan rusak di Pantura terpaksa ditunda pengerjaannya hingga tahun depan."Dulu biaya perawatan setiap 100 kilometer Rp 100 juta. Angka itu sudah dinilai cukup," kata Yuliansyah dalam perjalanan persiapan jalur mudik lebaran 2016, Subang, Jawa Barat, Jumat (23/6).Lebih lanjut Yuliansyah menerangkan, kontur jalan di Jawa Barat tidak sama dilihat dari segi umur. Ada beberapa daerah di Jalur Pantura yang memang memerlukan rekonstruksi jalan karena sudah lama.Namun, karena dana yang terbatas, maka, terhadap jalan tersebut hanya dilakukan perawatan saja. Seperti jalur pantura di Ciasem (Kabupaten Subang), Karang Simon dan Kandang Haur.Menurutnya, jalur pantura yang termasuk jalur lama memiliki karakteristik yang berbeda dari jalur nasional lainnya. Jalur yang dibuat masa pemerintahan Belanda ini harus ditangani secara khusus. Proyek perbaikannya harus dilakukan secara bertahap."Pantura enggak bisa ditangani secara langsung tapi harus secara khusus," ujarnya.Selain karena jalur lama, Jalur Pantura ini, kata dia, sering kali dilewati oleh kendaraan bermuatan barang dan overload. Kondisi tanah yang dikelilingi oleh sawah juga menjadi salah satu penyebab lainnya yang membuat jalan berlubang dan rusak. Belum lagi saat hujan turun dan menyebabkan banjir, jalan pun terendam air yang bisa membuat material jalan lebih cepat rapuh."Ini kan jalur tua dan sangat lama. Kalau jenis-jenis aspal sudah banyak yang digunakan. Pakai aspal yang mahal pun sudah," kata Yuliansyah.Anggaran pemerintah memang sudah cukup besar untuk perbaikan jalan. Namun diakuinya teknologi untuk memperbaiki jalur pantura yang memang mahal."Harga teknologi jalan di pantura memang mahal. Jadi kalau dipilih dari yang sangat komprehensif ini yang kita lakukan sementara," Yuliansyah mengakhiri.

Rekomendasi