Tetangga Ema dan Abi, keluarga yang dibantai di perumahan Taman Kota II, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2) siang tadi, sempat mendengar ada keributan pada dini hari. Sebelum satu keluarga itu ditemukan tewas bersimbah darah.
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh dari para tetangga korban. Sempat mendengar adanya keributan yang berasal dari rumah yang berada di Blok 6 nomor 5 itu.
"Ada tetangga sekitar pukul 03.00 WIB mendengar suara jeritan anak perempuan dari dalam rumah korban," terang Kompol Eliantoro Jalmaf, Senin (12/2/2018), di lokasi kejadian.
Warga yang kemudian merasa curiga, akhirnya melaporkan kepada ketua RT setempat, untuk memasuki rumah yang dihuni pasangan suami istri dan dua orang anak perempuan itu.
"Kemudian tetangga, memberanikan diri masuk ke dalam rumah yang tidak terkunci dan mendapati tiga orang yang terdiri dari Ibu dan dua anaknya, sudah tidak bernyawa dan saling berpelukan di atas kasur, Sementara Ayahnya, ditemukan selamat di ruang kamar berbeda," ucap dia.
Diapun mengaku, belum dapat menyimpulkan motif dari kasus pembunuhan itu. Polisi juga tidak mendapati barang berharga yang hilang dari rumah tersebut.
"Sementara ini tidak ada barang berharga korban yang hilang," katanya.