Usai penggusuran, petugas keruk lumpur di kawasan Pasar Ikan

Ada 6 truk yang mengangkut 15 ton lumpur yang dipindahkan ke kawasan Ancol.

Adriana Megawati
Oleh Adriana Megawati - Reporter
Usai penggusuran, petugas keruk lumpur di kawasan Pasar Ikan
Penggusuran Pasar Ikan. ©2016 merdeka.com/adriana megawati

Pasca penggusuran kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara Senin lalu (11/4) masih terdapat beberapa alat berat yakni ekskavator yang mengangkut lumpur dari dasar kali Krukut untuk di pindahkan ke kawasan PLTU Ancol.Pantauan merdeka.com hingga Rabu (13/4) terdapat enam truk milik Dinas Tata Air DKI yang siap mengangkut lumpur sebanyak 15 ton dengan tiga kali bolak-balik antara rute Pasar Ikan hingga Ancol.Salah satu petugas Dinas Tata Air, Suryono menuturkan bahwa tidak ada kendala dalam pengambilan lumpur sedalam 3 hingga 4 meter tersebut."Hari ini ada enam truk yang kita siapkan, ada kemungkinan ada 3 rate lagi. Masih banyak lumpurnya, dalamnya sekitar 3 sampai 4 meteran," tutur Suryono kepada merdeka.com, Rabu (13/4).Lumpur-lumpur tersebut nantinya akan diendapkan di dalam sebuah tempat berbentuk bulat. Dan lumpur tersebut akan mengeras menjadi tanah."Itu sebenarnya sepanjang pantai Jakarta tanahnya berasal dari lumpur hasil pengerukan sungai. Seperti pantai Marina, pantai Indah Kapuk itu tanah reklamasinya dari lumpur," lanjutnya.

Rekomendasi