Maraknya kejahatan di ibu kota, membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memutar otak untuk mencari solusi yang efektif. Salah satunya bekerja sama dengan Polda Metro Jaya membangun Command Center (pusat komando) yang bisa memonitor setiap kejadian."Jadi nanti tiap kelurahan itu, polisi bisa melihat kejadian apa yang terjadi di wilayahnya," kata Ahok di Balai kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10)Ahok menjelaskan, nantinya command center ini akan dipasang di setiap kantor kelurahan dan tempat-tempat strategis. Menurutnya, command center ini berbentuk seperti alarm dan jaringan nirkabel optik yang jika tombol itu dipencet, maka polisi yang berada di wilayah polsek dan pospol terdekat dapat segera bertindak "Rencananya tahun depan. Polda meminta pemprov untuk memberi informasi titik-titik mana saja yang harus dipasang," tambah Ahok.Upaya lain, menurut Ahok, dengan memperbanyak CCTV di setiap sudut kota Jakarta. CCTV ini nantinya dapat memantau setiap kejadian yang ada sehingga dapat mendapat reaksi cepat dari aparat kepolisian."Kita mau pasang sebanyak enam sampai 10 ribu CCTV sebagai bentuk pusat pengawasan di wilayah," papar Mantan Bupati Belitung Timur ini.
Gaet polda buat pusat komando, Ahok yakin kriminal Jakarta terpantau
Command center ini berbentuk alarm dan jaringan nirkabel optik yang jika tombol dipencet polisi akan merespons.
Advertisement
Rekomendasi