Hobi nonton film sedih yang menguras air mata? Pasti kamu sering dikira lagi cari pelampiasan kesedihan. Padahal, menurut penelitian nonton film sedih itu justru bikin seseorang merasa lebih bahagia, lho.
Dalam jurnal yang diterbitkan di Communication Research seperti dilansir Research News, para peneliti mencoba mencari tahu mengapa banyak orang gemar menyaksikan film yang justru membuat mereka sedih. Penelitian itu melibatkan 361 mahasiswa. Mereka diminta menyaksikan Atonement, film tragis yang dibintangi oleh Keira Knightley dan James McAvoy pada tahun 2007.
Sebelum dan sesudah menyaksikan film, para responden diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang bertujuan untuk mengukur tingkat kebahagiaan mereka terhadap hidup masing-masing. Para peneliti juga menanyakan seberapa besar kesedihan yang tengah dirasakan responden sebelum, sesudah, dan saat menonton film.
Setelah film berakhir, responden diminta untuk menilai film tersebut dan menuliskan seberapa jauh dampak film tersebut berdampak pada hidup dan hubungan asmara yang tengah mereka jalani.
Hasilnya, responden yang mengalami kesedihan paling besar saat menyaksikan film lebih banyak menceritakan orang-orang yang mereka sayangi dan hubungan cinta yang tengah dijalani dalam ulasan yang mereka tulis. Dengan kata lain, film tersebut telah memberikan kebahagiaan jangka pendek kepada para responden. Pasalnya, film yang berakhir dengan tragis membuat mereka jadi merasa lebih menghargai orang-orang yang mereka sayangi, termasuk pasangan.
"Tampaknya orang-orang ini memanfaatkan tragedi sebagai cara untuk bercermin terhadap hubungan penting dalam hidup mereka, untuk menghargai berkah yang mereka miliki," jelas Silvia Knobloch-Westerwick, salah satu peneliti.