Berbelanja merupakan salah satu cara yang biasa dilakukan oleh seseorang ketika dia sedang memiliki masalah dan ingin menata ulang perasaannya. Kebahagiaan yang muncul dari belanja tersebut membawa kepuasan pada diri seseorang dan membuatnya merasa melupakan masalah yang dimilikinya. Namun sebuah penelitian menemukan bahwa jika kamu ingin melupakan sebuah masalah, maka barang yang harus dibeli adalah sepatu.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Arizona State University mengungkapkan bahwa barang-barang yang dibeli untuk menyenangkan pikiran dan melupakan masalah memiliki efek yang berbeda-beda. Seperti dilansir dari Medical Daily, berdasar sebuah penelitian sebelumnya, lebih dari 52 persen orang Amerika Serikat melakukan terapi belanja untuk menceriakan diri mereka kembali.
Berangkat dari angka yang cukup tinggi dari perilaku terapi belanja tersebut, peneliti dari Arizona State University coba meneliti benda apa yang dapat menimbulkan kebahagiaan lebih baik. Berdasar penelitian tersebut diketahui bahwa membeli sepasang sepatu dapat meningkatkan keceriaan lebih baik secara drastis dibanding membeli buku tips dan motivasi bagi diri sendiri.
Professor Monika Lisjak bahkan menemukan bahwa membeli barang tertentu malah dapat membuat diri lebih sedih. Walaupun dalam terapi belanja tersebut seseorang berusaha untuk kembali ceria dan mengatasi masalah namun membeli buku motivasi dan tips kehidupan justru dapat membuat seseorang semakin sedih karena akan semakin teringat dan terjebak pada masalah yang dihadapinya. Belum lagi perbedaan dari hal yang dirasakan di buku tersebut dengan kenyataan yang dialaminya.
Lisjak mengungkapkan ketika dalam masalah ada baiknya seseorang membeli barang yang dapat menimbulkan perasaan untuk terus maju dan dapat melewati berbagai halangan yang ada. Benda ini dapat membawa seseorang pergi jauh dan meninggalkan masalah yang ada di masa lalu. Dengan kata lain, benda yang sebaiknya dibeli untuk mengatasi masalah tersebut adalah sepatu.
Hal ini dapat menimbulkan perasaan yang lebih positif pada diri seseorang dan akhirnya uang yang dia keluarkan untuk melupakan masalah benar-benar tidak terbuang percuma.