Saudi Kembali Buka Penerbangan Internasional dengan Syarat Bagi Negara Tertentu

Saudi memberlakukan syarat masuk bagi warga dari bukan negara Inggris, Afrika Selatan dan negara yang terdapat penularan varian baru virus corona.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Saudi Kembali Buka Penerbangan Internasional dengan Syarat Bagi Negara Tertentu
bandara riyadh saudi. ©AFP

Arab Saudi kembali membuka penerbangan internasional yang sebelumnya ditutup untuk mencegah penularan varian baru virus corona. Saudi juga kembali membuka perbatasan darat dan laut mereka, kata laporan kantor berita pemerintah SPA hari ini.

Laman Al Araiya melaporkan, Minggu (3/1), Negeri Petro Dolar sebelumnya menutup perbatasan pada 21 Desember untuk mencegah penyebaran varian baru virus corona yang muncul di Inggris dan menyebar ke Eropa.

Saudi memberlakukan syarat masuk bagi warga dari bukan negara Inggris, Afrika Selatan dan negara yang terdapat penularan varian baru virus corona.

Siapa pun yang berasal dari berbagai negara itu harus berada kurang dari 14 hari di negara yang tidak terdapat varian baru virus corona sebelum masuk ke Saudi.

Setiap individu juga harus menjalani tes PCR sebelum waktu 14 hari berakhir dan harus hasilnya negatif Covid-19.

Warga Saudi dan individu yang diizinkan masuk untuk keperluan kemanusiaan atau kasus tertentu harus menjalani karantina di rumah selama 14 hari dengan pengawasan jika mereka datang dari negara yang sudah terdapat penyebaran varian baru virus corona.

"Bagi para pendatang yang berasal dari negara dengan penyebaran varian baru virus corona harus menjalani karantina di rumah di bawah pengawasan selama 7 hari dan menjalani tes PCR di hari keenam sejak kedatangan," kata SPA mengutip sumber di Kementerian Dalam Negeri.

Bagi para pendatang dari negara yang belum terdeteksi varian baru virus corona, mereka harus menjalani isolasi mandiri selama 7 hari atau 3 hari dan menjalani tes PCR.

Rekomendasi