Unit Investigasi Khusus (SIU) berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan di restoran Toronto, Kanada. Dia adalah warga Toronto bernama Faisal Hussain.
Menurut keterangan pihak keluarga, pria 29 tahun itu tengah menderita gangguan mental saat melakukan aksinya. Namun demikian, polisi belum bisa memastikan Hussain dalam melakukan serangan.
"Kami belum tahu mengapa dia melakukannya. Kami tidak ingin berspekulasi tentang motif pria bersenjata dalam melakukan serangan. Terlalu dini untuk menyimpulkannya," kata Kepala Polisi Toronto, Mark Saunders, dikutip dari Asia One, Selasa (24/7).
Insiden penembakan itu terjadi pada Minggu (22/7) pukul 10 malam waktu setempat. Pelaku menembakkan sekitar 20 peluru ke dalam restoran hingga menyebabkan dua orang tewas dan 15 lainnya terluka (sebelumnya diberitakan 9 orang terluka).
Dua korban tewas masing-masing adalah perempuan berusia 10 dan 18 tahun. Pelaku sendiri tewas bunuh diri di tempat kejadian setelah terlibat baku tembak dengan polisi.
Sementara itu keluarga Hussain mengaku tidak menyangka bahwa putranya bisa melakukan serangan sebrutal itu hingga menyebabkan jatuhnya korban tewas. Mereka pun menyatakan rasa penyesalan melalui sebuah surat pernyataan.
"Kami benar-benar hancur mendengar berita bahwa putra kami bertanggung jawab atas sebuah kekerasan tak beralasan yang memakan korban jiwa," tulis keluarga Hussain.
Pihak keluarga pun mengungkapkan bahwa Hussain telah menderita penyakit mental yang berat serta depresi sepanjang hidupnya.
"Kami sudah melakukan yang terbaik untuk mencari bantuan. Selama hidupnya dia berjuang melawan rasa sakit, tetapi kami tidak pernah membayangkan akan berakhir seperti ini," lanjut pernyataan itu.