Ilmuwan Temukan Lubang Misterius di Bawah Samudra Atlantik
Merdeka.com - Para ilmuwan menemukan serangkaian lubang misterius yang "berjajar sempurna" di sedimen 1,7 mil di bawah permukaan Samudra Atlantik - dan tidak tahu apa penyebabnya.
Deretan lubang itu ditemukan Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) saat melakukan eksplorasi dasar laut di sekitar punggung bukit Pertengahan-Atlantik menggunakan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh.
Lubang tersebut, yang bisa menjadi ventilasi atau jalan, ditemukan di sedimen dekat puncak gunung berapi bawah laut di utara Azores.
Dalam unggahannya di Facebook, NOAA mengakui lubang-lubang itu sebelumnya telah dilaporkan dari wilayah tersebut - "tetapi asal-usulnya tetap menjadi misteri".
"Meskipun terlihat seperti buatan manusia, tumpukan kecil sedimen di sekitar lubang membuatnya tampak seperti digali oleh sesuatu," tulis NOAA, dikutip dari laman Sky News, Jumat (12/8).
Beberapa orang di Facebook mempertanyakan apakah itu akibat mesin yang telah mengambil sampel sedimen, atau batuan dasar yang bergeser di bawah dasar laut melepaskan metana yang menggelegak dari dalam Bumi.
Ada juga yang menyebut alien dan "sesuatu yang tersisa dari Atlantis" namun tidak disertai bukti pendukung. Ada juga anggapan yang lebih rasional mengatakan: "Sepertinya sedimen jatuh melalui bukaan, bukan tekanan yang bertiup ke atas."
"Jika mungkin ada sesuatu seperti kapal selam yang terkubur di bawah sana yang bergeser dan sedimen jatuh melalui ventilasi/lubang lapisan luar," jelasnya.
Eksplorasi bawah laut bertujuan untuk mengungkap pegunungan yang terendam, tetapi foto-foto yang diambil pada 23 Juli itu membingungkan para ilmuwan.
NOAA mengatakan punggung bukit Pertengahan-Atlantik memiliki "penyebaran tektonik aktif" dan merupakan lokasi gempa bumi yang sering terjadi, serta menjadi sarang ventilasi hidrotermal.
Reporter Magang: Gracia Irene
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya