Terima 150 Periset BRIN di Istana, Prabowo Tegaskan Pentingnya Penguasaan Sains dan Teknologi

Prabowo menegaskan sains-teknologi kunci kemajuan dan pendidikan jadi fondasi di hadapan 150 peneliti BRIN. BRIN memaparkan riset prioritas.

Arief Rahman H
Oleh Arief Rahman H - Reporter
Terima 150 Periset BRIN di Istana, Prabowo Tegaskan Pentingnya Penguasaan Sains dan Teknologi
Presiden Prabowo Subianto menerima 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Liputan6.com/Arief)

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa penguasaan serta penerapan sains dan teknologi menjadi kunci kemajuan bangsa, dengan pendidikan sebagai landasan utama.

Pesan itu ia sampaikan saat menerima 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Prabowo menilai keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia juga menyoroti perlunya pijakan pendidikan yang kuat guna menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menguasai sains dan teknologi.

Prabowo: Sains-Teknologi Penentu, Pendidikan Landasan

Dalam pertemuan dengan para peneliti BRIN itu, Prabowo menyampaikan pandangannya mengenai faktor penentu kemajuan bangsa.

"Memang Saudara-saudara, kita semua mengerti bahwa pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh apakah bangsa itu mampu menguasai sains dan teknologi atau tidak," kata Prabowo.

"Jadi, bangsa yang mampu menguasai sains dan teknologi akan maju dengan pesat. Kuncinya adalah sains dan teknologi," lanjutnya.

"Ini adalah fakta dan kenyataan. Dalam penguasaan sains dan teknologi, masalah pendidikan tentu menjadi fondasi dan landasan yang paling krusial," tegas Prabowo.

BRIN Paparkan Riset Energi, Pangan, dan Transportasi Hijau

Pada kesempatan yang sama, jajaran peneliti BRIN memaparkan sejumlah hasil riset dan inovasi yang berkaitan langsung dengan program-program prioritas pemerintah.

"Teman-teman BRIN memaparkan beberapa hasil penelitian yang berfokus pada upaya mendukung pencapaian program-program prioritas pemerintah, khususnya di bidang pangan, energi, serta solusi atas berbagai persoalan masyarakat," kata Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Kamis (6/8/2026).

Paparan juga memuat contoh inovasi yang tengah dikembangkan untuk menjawab kebutuhan publik.

"Beberapa di antaranya membahas penanganan sampah, perahu berbasis sel surya (solar cell), dan berbagai inovasi lainnya," sambung Prasetyo.

Rekomendasi