Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erdogan desak AS tangkap ulama diduga dalang kudeta Turki

Erdogan desak AS tangkap ulama diduga dalang kudeta Turki warga turki selfie selepas kudeta. ©2016 REUTERS/IHLAS News Agency

Merdeka.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin meminta Amerika Serikat menangkap atau memulangkan ulama yang dituding jadi dalang kudeta militer dua hari lalu, Fethullah Gulen. Kudeta dua hari lalu meninggalkan sekitar 200 orang tewas akibat bentrok antara polisi dan warga sipil melawan tentara.

Stasiun televisi CNN melaporkan, Sabtu (16/7), Gulen selama ini tinggal mengasingkan diri di Negara Bagian Pennsylvania, AS.

Meski kudeta sudah berakhir dengan kegagalan, belum diketahui jelas siapa dalang di balik upaya itu dan mengapa dilakukan dua hari kemarin.

"Negara ini menderita parah lantaran Gerakan Gulen," ujar Erdogan di hadapan pendukungnya di Istambul. "Saya menyerukan Amerika Serikat dan Presiden Barack Obama untuk menangkap Fethullah Gulen atau memulangkan dia ke Turki. Kalau kita memang sekutu strategis, lakukan apa yang diperlukan."

Gulen, pria kelahiran Kota Erzurum pada 1938, pada era 50-an berhasil menjadi ustaz resmi pemerintah Turki. Dia menjadi pendakwah karismatik, mengumpulkan banyak pengikut di kawasan Izmir.

Pada 1971, Gulen melakukan kudeta terhadap pemerintahan junta militer namun gagal. Dia pun dipenjara. Tapi belakangan tekanan publik membuatnya tak dibui.

"Pelakunya bisa siapa saja. Saya sudah menjauh dari Turki selama 16 tahun," kata Gulen menyangkal keterlibatannya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP