Balas sanksi ekonomi, Rusia hancurkan semua makanan impor dari Barat

280 Ribu warga Rusia menandatangani petisi mendukung tetap dipertahankannya makanan Barat bagi yang membutuhkan.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Balas sanksi ekonomi, Rusia hancurkan semua makanan impor dari Barat
Ilustrasi keju. ©Shutterstock/marco mayer

Pemerintah Rusia menghancurkan berbagai makanan Barat yang diduga masuk secara ilegal, Kemarin (6/8). dalam sekejap tumpukan keju buah dan sayur ludes digiling traktor. "Mulai hari ini, produk pertanian, bahan mentah dan makanan yang datang dari negara lain telah dilarang masuk ke Rusia dan akan dihancurkan," jelas Menteri Pertanian Rusia dikutip Chanel News Asia, Jumat (7/8).Total setidaknya 390 ton bahan makanan telah dihancurkan, termasuk juga daging yang berasal dari Italia.Pemusnahan bahan makanan ala barat ini memicu kontroversi. Pemerintah dianggap tidak peka, menghancurkan makanan saat krisis tengah melanda Rusia. Di hari yang sama, lebih dari 280 ribu warga Rusia menandatangani petisi mendukung tetap dipertahankannya makanan Barat bagi yang membutuhkan. Pemimpin Partai Komunis Gennady Zyuganov mengatakan gerakan pemusnahan makanan Barat tersebut terbilang ekstrem. Menurutnya lebih baik makanan itu diberikan kepada anak yatim piatu dan kelompok separatis pro-Rusia di bagian Timur Ukraina. Sebelumnya Presiden Putin telah menandatangani perintah untuk menghancurkan semua jenis makanan, mulai dari keju, buah dan sayur dari Barat. Pemberlakuan embargo impor dari negara Barat ini merupakan aksi balasan Rusia atas sanksi yang diberikan negara Barat dalam konflik dengan Ukraina.

Rekomendasi