Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Weda Bay ngaku siap bangun pabrik pengolahan di Halmahera

Weda Bay ngaku siap bangun pabrik pengolahan di Halmahera Tambang Nikel. a2.sphotos.ak.fbcdn.net

Merdeka.com - PT Weda Bay Nickel (WBN) mengaku mendukung pembangunan pengolahan mineral (smelter) di wilayah timur Indonesia. Perseroan akan menggunakan teknologi hidrometalurgi dalam pengolahan hasil bumi tersebut.

Deputy CEO Eramet Nickel, Bertrand Madelin mengatakan Weda Bay Nikel (WBN) mengerjakan proyek yang termasuk di dalam rencana besar percepatan pembangunan Ekonomi (MP3EI) untuk mempercepat pembangunan wilayah timur Indonesia.

"Proyek WBN tersebut mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan industri yang mampu memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia," ujarnya yang ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Senin (4/2).

Bertland menegaskan untuk pembangunan industri hilir, perseroan berinvestasi 80 persen difokuskan pada pembangunan pabrik pengolahan bijih nikel sedangkan 20 persen penambangan.

Presiden Director PT WBN Alain Giraud menyatakan proyek tersebut diproyeksikan menyerap lebih dari 2.300 pekerja dengan jumlah ekspatriat yang bekerja di proyek tersebut kurang dari 1 persen.

"Kami memiliki pengalaman terbaik serta kemampuan untuk mewujudkan proyek nikel terintegrasi akan memberikan keuntungan bagi Indonesia dan pemegang saham kami," katanya.

Sebelumnya, pemerintah membatalkan penandatangan renegosiasi kontrak karya (KK) dengan PT Weda Bay Nikel, dikarenakan beberapa poin kesepakatan yang belum disepakati terutama pembagian royalti dan divestasi. "Ada isu yang belum disepakati yaitu royalti dan divestasi," ujar Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo yang ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (4/2). (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP