Wali Kota Makassar Dorong Hadirnya Gerai Mandar, Perkuat Ekonomi dan Lestarikan Budaya Lokal

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengusulkan pembentukan Gerai Mandar di Makassar untuk memperkuat ekonomi lokal dan melestarikan budaya, mengajak organisasi wanita Mandar berinisiasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Makassar Dorong Hadirnya Gerai Mandar, Perkuat Ekonomi dan Lestarikan Budaya Lokal
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengusulkan pembentukan Gerai Mandar di Makassar untuk memperkuat ekonomi lokal dan melestarikan budaya, mengajak organisasi wanita Mandar berinisiasi. (AntaraNews)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengusulkan pembentukan gerai khusus produk khas Mandar di Makassar. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal daerah dan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Mandar yang beragam.

Usulan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, dalam Rapat Kerja Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPW-KWMSB) Provinsi Sulawesi Selatan. Acara penting ini berlangsung di Gedung Makassar Government Center (MGC) pada hari Minggu, dihadiri oleh Ketua PKK Kota Makassar Melinda Aksa.

Appi secara langsung mengajak organisasi wanita Mandar tersebut untuk menginisiasi dan merealisasikan kehadiran gerai ini. Ia melihat adanya potensi besar dalam komoditas unggulan asal Sulawesi Barat yang sangat diminati di pasar Makassar.

Munafri Arifuddin secara khusus menyoroti potensi besar komoditas unggulan dari Sulawesi Barat yang memiliki daya tarik tinggi di Makassar. Produk-produk seperti minyak Mandar, ikan kering, paja, pisang, dan gula merah dikenal luas serta sangat diminati oleh masyarakat kota.

Meski demikian, ia menilai bahwa akses konsumen terhadap produk-produk autentik ini masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Kehadiran Gerai Mandar diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk mempermudah distribusi dan penjualan produk khas tersebut.

"Kenapa kita tidak punya gerai Mandar di Makassar? ini mungkin bagus diinisiasi oleh ibu-ibu Kerukunan Wanita Mandar ini," ujar Munafri Arifuddin. Ia menekankan pentingnya filosofi produk mendekati pemakai dan mudah dijangkau di era modern yang serba cepat ini.

Dengan adanya gerai tetap di lokasi strategis, warga Makassar maupun perantau asal Mandar tidak akan kesulitan lagi mencari produk autentik dari kampung halaman. Hal ini akan menciptakan jembatan ekonomi yang lebih kuat antara daerah asal dan pusat kota besar.

Selain aspek ekonomi, Wali Kota Munafri juga memberikan dorongan kuat kepada pengurus BPW-KWMSB untuk menyusun program kerja yang efektif dan terukur. Ia menekankan bahwa kualitas pelaksanaan program jauh lebih penting daripada sekadar kuantitas program yang direncanakan.

"Biar sedikit (program kerja) tapi bisa dieksekusi, daripada banyak tapi tidak ada yang selesai," kata Munafri, memberikan arahan yang jelas. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya fokus pada implementasi nyata yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

Munafri menegaskan bahwa Makassar adalah kota multi-etnis, tempat berbagai suku, termasuk Mandar, hidup berdampingan dan berkontribusi aktif pada pembangunan kota. Kehadiran organisasi seperti BPW-KWMSB diharapkan mampu menjadi wadah eksplorasi kemampuan diri bagi para anggotanya.

Ia juga berharap agar kebudayaan Mandar yang kaya dan beragam dapat terus dipromosikan, bahkan hingga ke tingkat global. Pelestarian budaya melalui pengenalan produk khas adalah salah satu cara paling efektif untuk mencapai tujuan mulia ini dan menjaga warisan leluhur.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi