Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Upaya Kemenhub agar masyarakat beralih menggunakan transportasi massal

Upaya Kemenhub agar masyarakat beralih menggunakan transportasi massal Menteri Budi Karya di Stasiun Semarang Tawang. ©2017 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan terus melakukan upaya peningkatan terhadap moda transportasi massal. Peningkatan itu dilakukan sebagai langkah untuk mendorong masyarakat agar beralih menggunakan transportasi massal, terutama pada saat melakukan mudik Lebaran.

"Hal lain yang kita lakukan tentu berkaitan dengan prasarana. Secara khusus kita akan meningkatkan tiga," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Sabtu (23/6).

Salah satu yang terus didorong adalah moda transportasi darat seperti bus. Dia menyebut, masyarakat saat ini tidak begitu banyak yang tertarik menggunakan bus. Dengan demikian, pihaknya akan berupaya meningkatkan terlebih kualitas dari bus itu sendiri.

"Satu adalah bus. Bus ini sekarang ini belum terlalu diminati oleh karenanya kita akan merevitalisasi dengan dua hal. Di antaranya satu pembayaran dengan online, kedua meningkatkan mutu bus bus yang beroprasi," jelasnya.

"Hal lain adalah kereta api. Kereta api memang pertumbuhannya tinggi tidak signifikan sesuai dengan rencana. Kita akan membangun kereta jakarta surabaya dengan kecepatan 140 KM per jam yang mungkin bisa diselesaikan dalam dua sampai tiga tahun ini juga jadi satu tambahan angkutan massal yang bisa dimanfaatkan," lanjutnya.

Kemudian, tidak kalah penting untuk ditingkatkan adalah moda transportasi laut yakni kapal. Menhub Budi meyakini, dengan program pelaksanaan mudik gratis menggunakan kapal yang dilakukan sejumlah kementerian ke depan akan menjadi alternatif bagi masyarakat.

"Kedua adalah kapal. Kapal adalah suatu angkutan yang begitu masih kita harapkan bisa digunakan. Oleh karenanya kami memperkenalkan dengan mudik gratis pada masa mendatang ini akan menjadi alternatif," jelasnya.

Mantan Direktur Angkasa Pura II tersebut menambahkan, untuk penerbangan udara sejauh ini masih akan terus ditingkatkan. Terlebih pihaknya akan melakukan kajian untuk melihat daerah mana saja yang potensial untuk menambah penerbangan.

"Secara khusus untuk bandara, angkutan bandara memang masih mungkin dilakukan inprovement saya akan membuat suatu simulasi berkaitan dengan daerah mana-mana saja yang pergerakannya banyak di situ kita akan lakukan satu tambahan," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP