Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kini mendapatkan bekal penting untuk mengoptimalkan hasil panen mereka. Melalui inisiatif Dinas Pertanian setempat, para petani dibekali pengetahuan mendalam mengenai penggunaan pestisida yang efektif dan bijak. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk secara signifikan meningkatkan produktivitas lahan pertanian padi, sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, menekankan pentingnya edukasi ini. Menurutnya, pemahaman yang benar tentang pestisida, termasuk pengelolaan bahan kimia seperti parakuat, harus disampaikan secara cermat kepada petani. Hal ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun kesehatan para petani itu sendiri.
Pembekalan ini menjadi krusial mengingat pesatnya pertumbuhan tanaman seringkali tidak terlepas dari penggunaan bahan kimia. Oleh karena itu, petani harus memiliki pengetahuan yang memadai terkait tata cara penggunaan yang tepat dan sesuai takaran dosis. Dengan demikian, Peningkatan Produktivitas Padi dapat tercapai secara berkelanjutan dan aman bagi semua pihak.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Penggunaan Bahan Kimia yang Bijak
Penggunaan bahan kimia dalam pertanian, termasuk pestisida dan parakuat, memang menjadi salah satu kunci untuk mencapai hasil panen yang maksimal. Namun, keberhasilan ini sangat bergantung pada pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengaplikasikannya. Andi Trasodiharto menegaskan bahwa penggunaan bahan kimia harus selalu disertai pemahaman yang komprehensif agar tidak menimbulkan dampak negatif.
Dampak negatif yang dimaksud bisa berupa pencemaran lingkungan, resistensi hama, hingga risiko kesehatan bagi petani dan konsumen. Oleh karena itu, dosis yang tepat dan metode aplikasi yang benar menjadi sangat vital. Pembekalan yang diberikan kepada petani PPU mencakup aspek ini, memastikan mereka memahami cara kerja bahan kimia dan bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab.
Fokus utama pembekalan adalah pada penggunaan parakuat yang harus sesuai dosis. Ini bukan hanya untuk melindungi lingkungan, tetapi juga untuk keselamatan diri petani. Dengan pemahaman yang baik, petani dapat memanfaatkan potensi penuh bahan kimia tanpa mengorbankan keberlanjutan lahan pertanian atau kesehatan mereka.
Advertisement
Advertisement
Strategi Peningkatan Produktivitas dan Target Panen
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki ambisi besar untuk meningkatkan produktivitas padi. Target yang ditetapkan adalah mencapai hasil panen di atas 3-4 ton gabah kering panen (GKP) per hektare lahan persawahan. Angka ini merupakan lompatan signifikan dari kondisi saat ini dan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah.
Saat ini, lahan pertanian tanaman padi produktif di PPU tercatat seluas 14.070 hektare. Dalam satu tahun, petani umumnya melakukan dua kali panen. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2024, hasil panen padi mencapai sekitar 50.672 ton GKP. Angka ini menjadi dasar untuk target peningkatan di masa mendatang.
Untuk musim tanam pertama tahun 2025, target panen padi diperkirakan mencapai 24.500 ton GKP. Upaya optimasi masa tanam, khususnya antara April hingga September 2025, sedang digalakkan. Ini diharapkan dapat mendorong Peningkatan Produktivitas Padi secara lebih signifikan dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
Peningkatan Produktivitas Padi di Penajam Paser Utara tidak dilakukan sendirian. Pemerintah kabupaten secara aktif menggandeng berbagai pihak yang bergerak di sektor pertanian. Kolaborasi ini melibatkan baik unsur pemerintah maupun swasta, menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai tujuan swasembada pangan.
Salah satu mitra penting dalam upaya ini adalah Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (ALISHTER). ALISHTER memiliki peran krusial dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait penggunaan bahan kimia seperti pestisida dan parakuat. Keterlibatan organisasi semacam ini memastikan bahwa petani mendapatkan informasi yang akurat dan praktik terbaik.
Upaya peningkatan produktivitas lahan persawahan ini difokuskan di beberapa kecamatan utama, yakni Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku. Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaborasi yang kuat, Kabupaten Penajam Paser Utara optimis dapat mencapai target Peningkatan Produktivitas Padi dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews