Trivia: JIAT Minahasa, Solusi Cerdas Kementerian PU untuk Ketahanan Pangan Nasional

Kementerian PU mengembangkan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Wasian, Minahasa, sebagai langkah strategis untuk ketahanan pangan. Bagaimana JIAT Minahasa membantu petani?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia: JIAT Minahasa, Solusi Cerdas Kementerian PU untuk Ketahanan Pangan Nasional
Kementerian PU mengembangkan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Wasian, Minahasa, sebagai langkah strategis untuk ketahanan pangan. Bagaimana JIAT Minahasa membantu petani? (Merdeka.com)

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Mereka mengembangkan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air irigasi bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo secara langsung meninjau lokasi JIAT di Desa Wasian pada Sabtu (14/9). Beliau menegaskan bahwa program ini merupakan upaya konkret untuk membantu petani agar terus berproduksi secara optimal. Pengembangan JIAT menjadi solusi vital bagi lahan pertanian yang belum terjangkau aliran air dari infrastruktur irigasi konvensional.

Kehadiran JIAT menjadi solusi krusial bagi lahan pertanian yang selama ini belum terjangkau aliran air dari infrastruktur irigasi konvensional. Program ini diharapkan dapat membuka dan menambah luas areal tanam baru di Minahasa. Pada akhirnya, upaya ini mendukung target swasembada pangan nasional serta mengangkat kesejahteraan para petani setempat.

Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat dukungannya terhadap ketahanan pangan nasional. Mereka memastikan ketersediaan air irigasi bagi sektor pertanian. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di seluruh Indonesia.

Selain memanfaatkan tampungan air dari bendungan dan waduk, Kementerian PU juga gencar mengembangkan jaringan irigasi permukaan. Namun, solusi inovatif seperti JIAT Minahasa menjadi fokus utama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan sumber air konvensional. Pendekatan multi-strategi ini penting untuk mencapai target swasembada pangan.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya program JIAT sebagai langkah strategis. "Program JIAT sebagai langkah strategis untuk membantu petani agar terus berproduksi," katanya saat meninjau lokasi di Desa Wasian. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan sektor pertanian.

Kehadiran JIAT di Desa Wasian memberikan dampak positif signifikan bagi para petani. Infrastruktur ini memungkinkan lahan pertanian yang sebelumnya kering atau sulit diairi menjadi produktif. Petani kini memiliki akses air yang lebih stabil untuk kegiatan bercocak tanam.

JIAT di Desa Wasian dibangun pada tahun 2005 dan telah mengalami rehabilitasi oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi I pada tahun 2025. Dengan panjang saluran irigasi 1.292 meter dan kapasitas aliran 10 liter per detik, JIAT ini mampu mengairi area yang luas. Ini membuka peluang untuk penambahan luas areal tanam baru.

Menteri Dody Hanggodo bahkan turut serta melakukan penanaman padi jenis superwin bersama kelompok tani setempat. Aksi ini simbolis menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap upaya peningkatan produksi pertanian. Program JIAT Minahasa diharapkan dapat secara langsung mengangkat kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil panen.

Kepala Desa Wasian, Marlien Lalamentik, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Kementerian PU. Ia mengakui bahwa program JIAT sangat membantu petani di desanya. Dukungan pemerintah pusat ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat petani.

Marlien Lalamentik juga mengungkapkan harapan agar Desa Wasian mendapatkan bantuan tambahan. Bantuan tersebut berupa alat untuk pengangkatan eceng gondok di waduk desa. Ini penting karena air dari waduk merupakan sumber utama untuk mengaliri persawahan.

Permintaan ini menunjukkan bahwa meskipun JIAT memberikan solusi irigasi, tantangan lain terkait pengelolaan sumber daya air masih ada. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah krusial untuk memastikan keberlanjutan program pertanian. Upaya berkelanjutan diperlukan untuk menjaga kualitas dan kuantitas air bagi JIAT Minahasa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi