Tips Sukses Sandy, Jual Makanan Ringan Raup Untung Jutaan

Minggu, 31 Maret 2019 07:00 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Tips Sukses Sandy, Jual Makanan Ringan Raup Untung Jutaan Kisah IKM Raup Omzet Berlipat Ganda Setelah Jualan Online. ©2019 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Perkembangan e-commerce memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Kehadiran market place, bagi sejumlah pelaku IKM memang menjadi berkah tersendiri. Manfaat kehadiran e-commerce menjadi tips sukses pengusaha IKM, Sandy (35).

Sandy mengisahkan bahwa ide membuka usaha sendiri berasal dari keinginan untuk membuat brand panganan ringan (snack) yang bisa diterima oleh semua kalangan dan menjadi icon baru produk oleh-oleh dari Surabaya.

Bermodal tabungan THR dirinya dan istrinya sewaktu masih bekerja sejumlah Rp 10 juta, Sandy memulai mimpinya untuk menjual snack. Namun awalnya dia masih menjual snack curah yang kemudian dipacking ulang dengan brand yang dia buat yakni 'Guna-Guna Snack'.

'Guna-Guna' dipilih sebagai nama karena unik, ear catching, dan menimbulkan kesan penasaran. "Awalnya saya jual yang punya orang hanya memang saya packing ulang dengan brand saya mulai bangun," kata Sandy, saat ditemui Merdeka.com, Surabaya di tulis Minggu (31/3).

Saat itu, keuntungan yang dia dapat masih sangat kecil, sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulan. "Saat itu keuntungan masih kecil, sekitar Rp 3 sampai Rp 5 juta," ungkapnya.

Berjalan 2 tahun, Sandy kemudian ganti haluan dengan mengganti semua produknya dengan produk buatan sendiri dengan memanfaatkan talenta memasak istrinya. Awal 2011 adalah starting point usaha tersebut.

Dengan mengeksplorasi resep-resep kue kering dan kue basah yang unik dan dengan added value yang susah ditiru, membuat penjualan serta branding 'Guna Guna Snack' terus meningkat.

Sandy kemudian memutuskan untuk memanfaatkan salah satu platform e-commerce untuk memasarkan produknya. Dia mengakui, sejak bergabung dengan salah satu platform e-commerce, omzetnya naik beberapa kali lipat, yakni sebesar Rp 20 juta per bulan. Sekarang 'Guna-Guna Snack' berjalan dengan 3 orang karyawan.

"Sekarang omzet Rp 20 juta per bulan. Dalam memilih market place, saya mencari market place yang benar-benar menjual produk yang kita ciptakan sendiri. Jadi tidak menjual produk reseller," ungkapnya.

Dengan omset rata-rata 20 juta per bulan, 'Guna Guna Snack' masih berencana terus memperkuat branding dengan promosi yang gencar melalui event-event offline, maupun branding melalui digital marketing.

"Memperkuat lini bisnis digital dengan kerjasama bersama e-commerce pilihan yang support maksimal. Ini sesuai visi misi yang diusung yaitu menjadi salah satu icon oleh-oleh Kota Surabaya yang terdepan dan mendunia dengan mengedepankan inovasi tiada henti untuk kepuasan pelanggan," jelasnya.

Sandy pun mengatakan sebagai pelaku industri, hal yang dia kedepankan adalah menjaga kualitas produk sembari terus melakukan inovasi sehingga dapat menjaga loyalitas pelanggan dan memperluas bisnis.

"Tips sukses agar terus bertahan hingga sekarang adalah dengan menjaga konsistensi citarasa produk dan arah branding yang sudah dirancang. Selain itu terus belajar untuk perbaikan kualitas, baik itu kepada custumer, kompetitor, regulator (pemerintah)," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini