Tips Keuangan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Harian dari Jouska

Rabu, 26 Juni 2019 18:31 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Tips Keuangan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Harian dari Jouska Tips Keuangan Ojek Online. ©2019 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - CO-CEO Jouska Indonesia, Farah Dini Novita, membagikan tips keuangan untuk masyarakat berpendapat harian, seperti mitra driver GO-JEK. Dia mengatakan bahwa setiap orang wajib memiliki pengetahuan terkait pengelolaan keuangan.

Dia mengatakan bagi masyarakat yang berpenghasilan harian, hal yang perlu dilakukan pertama dalam mengelola keuangan adalah mencatat pengeluaran per bulan.

"Ada pencatatan arus kas. Sebelum isi bagian penghasilan, mereka isi dulu bagian pengeluaran. Dengan mereka tahu berapa pengeluaran setiap bulan mereka punya target berapa penghasilan yang harus mereka dapat secara harian," ujar dia, di Jakarta, Rabu (26/6).

Dengan bekal 'daftar pengeluaran bulanan' itu, akan membantu untuk menargetkan penghasilan yang mau dicapai dalam satu hari. "Pertama harus tahu dulu pengeluaran rutin bulanan yang sudah pasti itu berapa, misalnya bayar kontrakan itu Rp1 juta, dibagi berapa hari mereka kerja, katakan 30 hari, sekitar Rp30.000 per hari," ungkapnya.

"Begitu juga dengan pengeluaran fix lainnya. Dari situ mereka tahu kalau saya dapat Rp150.000 setiap hari, itu saya sisihkan untuk apa saja," lanjut Farah.

Tanpa adanya daftar kebutuhan bulanan, maka orang akan susah dalam mengatur keuangannya. Terutama dalam menentukan skala prioritas pengeluaran.

"Karena kalau tanpa pos-pos itu uang itu habis, tendensinya untuk jajan. Nanti begitu dekat-dekat mau bayar listrik, kontrakan bingung mau ambil dari mana. Tapi kalau sudah sisihkan harian itu akan lebih baik lagi. Kita kasih tahu pengeluaran yang primer itu apa. Kemudian yang sifatnya wajib seperti bayar cicilan, asuransi. Sekunder itu pasti yang terakhir," jelas dia.

Dengan adanya daftar pengeluaran tersebut, akan diperoleh berapa kebutuhan dalam sebulan. Dengan demikian pekerja dengan penghasilan harian dapat pula menentukan berapa target penghasilan yang harus di 'kejar' tiap hari.

"(Tips keuangan ini) Setelah break down semua mereka dapat untuk biayai kebutuhan hari ini sama ke depannya mereka perlu misalnya Rp 5 juta per bulan. Rp5 juta per bulan begitu mereka memutuskan untuk kerja 20 hari, ya sudah tiap hari mereka harus Rp250.000 per hari," ujarnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini