Harga kamar hotel di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), mengalami penurunan signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.
Penurunan tarif ini terungkap dari analisis yang dilakukan kantor berita RIA Novosti.
Mengutip Antara, Senin (23/3/2026), dalam kajiannya, RIA Novosti meneliti harga menginap untuk dua orang pada awal April 2026.
Hasilnya, tarif hotel berbintang empat turun hingga 75 persen, sementara hotel berbintang lima mengalami penurunan lebih dari 66 persen.
Advertisement
Di Abu Dhabi, sejumlah hotel mencatat penurunan harga yang cukup tajam. Misalnya, kamar di hotel Mercure kini ditawarkan sekitar 54 dolar AS per malam, turun dari kisaran 200–250 dolar AS pada periode Januari–Februari.
Beberapa hotel lain juga menunjukkan tren serupa. TRYP by Wyndham menawarkan kamar mulai 57 dolar AS, Ramada Downtown sekitar 54 dolar AS, serta La Quinta by Wyndham di kisaran 61 dolar AS per malam.
Untuk hotel berbintang lima, tarif juga mengalami koreksi besar. Rixos Marina menawarkan kamar mulai 225 dolar AS, Ritz Carlton sekitar 231 dolar AS, Shangri-La di kisaran 201 dolar AS, dan Radisson sekitar 125 dolar AS per malam.
Di Dubai, hotel berbintang empat seperti Stella di Mare, Time Oak, dan Hyatt Place menawarkan tarif sekitar 50–60 dolar AS per malam.
Sementara hotel berbintang lima seperti Dusit Thani mematok harga mulai 95 dolar AS, Hilton Jumeirah sekitar 155 dolar AS, Pullman Jumeirah di kisaran 90 dolar AS, Radisson Blu sekitar 87 dolar AS, dan Mövenpick Jumeirah mulai 167 dolar AS.