Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil Girikerto Sleman: Inovasi Terpadu Berbasis Edukasi Wisata

Kalurahan Girikerto Sleman meluncurkan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil, sebuah inovasi terpadu pertanian, peternakan, perikanan, dan edukasi wisata yang siap menopang pangan lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil Girikerto Sleman: Inovasi Terpadu Berbasis Edukasi Wisata
Kalurahan Girikerto Sleman meluncurkan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil, sebuah inovasi terpadu pertanian, peternakan, perikanan, dan edukasi wisata yang siap menopang pangan lokal dan kesejahteraan masyarakat. (AntaraNews)

Kalurahan Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini resmi meluncurkan sebuah inisiatif penting. Inisiatif tersebut berupa pengembangan taman ketahanan pangan inovatif yang diberi nama "Semar Ndalil".

Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil ini mengusung konsep terpadu, menggabungkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan. Seluruhnya berbalut dengan potensi wisata edukasi yang menarik bagi pengunjung.

Peluncuran penting ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sleman. Acara tersebut menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam mendukung upaya kemandirian pangan dan pengembangan potensi lokal.

Koordinator lapangan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil Girikerto, Endang Setyomurni, menjelaskan bahwa taman ini merupakan usaha terpadu. Konsepnya mencakup pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, yang semuanya diintegrasikan dengan wisata edukasi di wilayah tersebut.

Pengelolaan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil dilakukan secara kolaboratif oleh Pemerintah Kalurahan Girikerto. Sinergi ini melibatkan gabungan kelompok tani (gapoktan), kelompok wanita tani (KWT), serta berbagai UMKM yang ada di Kalurahan Girikerto.

Lurah Girikerto, Sudibya, mengungkapkan bahwa konsep ini merupakan tindak lanjut dari masterplan Kalurahan Girikerto. Keputusan ini diambil berdasarkan musyawarah bersama seluruh elemen masyarakat, dengan alokasi dana sebesar Rp250 juta untuk ketahanan pangan.

Melalui musyawarah tersebut, muncul pemikiran untuk mengembangkan taman yang sudah ada di Girikerto menjadi sebuah taman ketahanan pangan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan kemandirian pangan.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyatakan rasa senang dan memberikan apresiasi tinggi terhadap pembangunan taman ketahanan pangan ini. Inisiatif ini sepenuhnya diinisiasi oleh Kalurahan Girikerto.

Seperti namanya, Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil diharapkan dapat menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Sleman secara keseluruhan. Fokus utamanya tentu pada wilayah Kalurahan Girikerto sendiri.

"Kami senang dengan pergerakan dan inisiatif dari masyarakat seperti ini," kata Bupati Harda Kiswaya. Beliau menambahkan bahwa Pemkab Sleman siap mendukung kegiatan-kegiatan positif semacam ini.

Lurah Girikerto, Sudibya, berharap ke depan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil yang dikelola oleh BUMKal Girikerto ini dapat terus dikembangkan. Pengembangan ini mencakup perluasan sebagai tempat wisata edukasi yang menarik dan berkelanjutan.

Selain itu, pengembangan ini juga diharapkan mampu secara signifikan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Girikerto. Ini menunjukkan visi jangka panjang untuk manfaat ekonomi dan sosial.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi