Tahukah Anda? Kementan Percepat Cetak Sawah Baru di Bengkulu, Target 2.200 Hektare!

Kementerian Pertanian (Kementan) mendesak percepatan program cetak sawah baru di Bengkulu seluas 2.200 hektare. Mengapa target ini krusial dan apa saja kendalanya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Kementan Percepat Cetak Sawah Baru di Bengkulu, Target 2.200 Hektare!
Kementerian Pertanian (Kementan) mendesak percepatan program cetak sawah baru di Bengkulu seluas 2.200 hektare. Mengapa target ini krusial dan apa saja kendalanya? (Merdeka.com)

Kementerian Pertanian (Kementan) tengah gencar mendorong percepatan realisasi program cetak sawah baru di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu. Inisiatif ini bertujuan agar lahan-lahan yang baru dibuka dapat segera ditanami padi, mendukung ketahanan pangan nasional.

Provinsi Bengkulu sendiri mendapatkan alokasi kuota cetak sawah baru yang cukup signifikan, mencapai 2.200 hektare. Percepatan pengerjaan menjadi prioritas utama mengingat waktu pelaksanaan yang semakin terbatas, sehingga setiap tahapan harus diselesaikan tepat waktu.

Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Hermanto, menegaskan pentingnya program ini saat berada di Rejang Lebong pada Senin lalu. Ia meminta agar progres survei investigasi dan desain (SID) yang kini sudah mencapai 70 persen lebih dapat segera dituntaskan, bahkan sebelum batas waktu kerja sama yang ditetapkan.

Program cetak sawah baru di Bengkulu memiliki target ambisius seluas 2.200 hektare, yang tersebar di beberapa kabupaten. Dari total tersebut, Kabupaten Rejang Lebong mendapatkan porsi terbesar dengan alokasi 1.075 hektare, sementara sisanya seluas 1.125 hektare dialokasikan untuk Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dan Kabupaten Seluma.

Hermanto menekankan bahwa meskipun kerja sama untuk SID dijadwalkan hingga Oktober mendatang, ia meminta agar tahap SID ini dapat tuntas pada akhir Agustus. Instruksi tersebut juga diikuti dengan permintaan kepada seluruh pengawas lapangan untuk lebih aktif mengawal setiap kegiatan di lapangan.

Progres cetak sawah baru di Kabupaten Rejang Lebong, yang ditinjau pada Minggu (24/8), dinilai cukup baik. Lahan yang telah dibuka sudah bersih, namun tantangan selanjutnya adalah memastikan saluran sekunder berfungsi optimal agar sawah benar-benar terairi dan siap tanam.

Pemerintah daerah menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui perluasan lahan sawah baku. Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri, menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan target cetak sawah di wilayahnya yang saat ini memiliki sekitar 3.500 hektare sawah baku.

Fikri berharap program ini dapat terealisasi sesuai jadwal, bahkan ia mengajukan permohonan tambahan kuota karena manfaatnya yang besar bagi masyarakat. Menurutnya, jika 1.000 hektare sawah baru tercetak, maka akan ada seribu keluarga yang merasakan dampak positifnya secara langsung.

Namun, Fikri juga menyoroti kunci keberlanjutan program ini, yaitu irigasi. Ia khawatir jika sawah sudah dicetak namun tidak mendapatkan pasokan air yang cukup, lahan tersebut akan kembali menjadi kebun. Oleh karena itu, ia berharap Kementan dapat meneruskan masalah irigasi ini ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar pembangunan infrastruktur irigasi dapat segera dilakukan untuk mendukung lahan sawah yang telah dicetak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi