Tahukah Anda? Deli Serdang Proyeksikan STM Hulu Jadi Sentra Bawang Merah, Jamin Pasokan & Tekan Inflasi

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang secara resmi menetapkan STM Hulu sebagai sentra bawang merah baru. Proyeksi ini diharapkan mampu menjaga kedaulatan pangan serta menekan inflasi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Deli Serdang Proyeksikan STM Hulu Jadi Sentra Bawang Merah, Jamin Pasokan & Tekan Inflasi
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang secara resmi menetapkan STM Hulu sebagai sentra bawang merah baru. Proyeksi ini diharapkan mampu menjaga kedaulatan pangan serta menekan inflasi daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, telah mengambil langkah strategis dengan memproyeksikan Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu sebagai pusat produksi bawang merah. Penanaman perdana komoditas ini telah dilakukan di lahan seluas 2.000 meter persegi, menandai dimulainya upaya besar ini. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasokan lokal.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Deli Serdang dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. Bupati Deli Serdang, Asri Luddin Tambunan, menyatakan bahwa kawasan STM Hulu ditargetkan akan mengoptimalkan lahan hingga mencapai 10 hektare. Program ini diharapkan mampu menopang pasokan bawang merah secara signifikan.

Proyeksi STM Hulu sebagai sentra bawang merah ini digagas untuk menjaga kedaulatan pangan di Deli Serdang dan menekan laju inflasi daerah. Selain itu, pengembangan kawasan ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Pemkab akan memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan program ini.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kini memiliki dua kawasan pertanian strategis yang berfokus pada komoditas unggulan. "Jadi, Deli Serdang sudah punya dua kawasan. Di Sibolangit untuk cabai merah dan STM Hulu bawang merah. Luas lahan yang dioptimalkan di STM Hulu nantinya mencapai 10 hektare,” kata Bupati Deli Serdang, Asri Luddin Tambunan, di Lubuk Pakam. Bupati berharap kawasan ini dapat tumbuh pesat.

Pengembangan sentra bawang merah di STM Hulu merupakan respons aktif Pemkab terhadap tantangan kedaulatan pangan dan stabilisasi harga komoditas. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Upaya ini juga menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Optimalisasi potensi bawang merah di Kecamatan STM Hulu tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Lebih dari itu, program ini diharapkan dapat secara signifikan mendongkrak perekonomian masyarakat petani. Peningkatan pendapatan petani menjadi salah satu target utama dari proyeksi ini.

Bupati Asri Luddin Tambunan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung petani. "Ini upaya yang kita lakukan untuk menjaga kedaulatan pangan Deli Serdang, menurunkan angka inflasi. Dengan adanya kawasan ini pemkab akan lebih mudah membantunya," tambahnya. Dukungan ini mencakup berbagai aspek.

Untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program sentra bawang merah ini, Pemkab Deli Serdang memberikan jaminan distribusi hasil panen. Jaminan ini penting untuk menjaga stabilisasi inflasi daerah serta memberikan kepastian bagi para petani. Petani tidak perlu khawatir akan kesulitan menjual hasil panennya.

Bupati secara langsung meyakinkan para petani terkait aspek pemasaran. “Petani jangan khawatir, nanti tanggal 15 Desember kita akan panen. Distribusinya sudah terjamin. Jangan takut tidak ada yang beli," ujarnya. Pernyataan ini memberikan rasa aman bagi petani.

Selain jaminan pasar, peran penyuluh pertanian juga menjadi fokus utama dalam proyeksi ini. Bupati Asri Luddin Tambunan mengingatkan para penyuluh untuk rutin menjalankan tugasnya di lapangan. Mereka diminta memantau tumbuh kembang bawang merah dan komoditas lain di STM Hulu secara berkala.

"Saya minta rutin turun ke lapangan dan pastikan semua yang ditanam berhasil. Kalau ada masalah laporkan dan berdiskusi dengan jajaran di Dinas Pertanian sehingga solusinya ditemukan,” tegas Bupati. Kolaborasi antara petani, penyuluh, dan dinas pertanian menjadi kunci sukses.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi