Bantu UMKM Bertahan di Era Digital, Peruri Cetak Usaha Tangguh

Peruri dorong UMKM naik kelas lewat pendampingan digital komprehensif, tingkatkan daya saing usaha sekaligus amankan transaksi legalitas bisnis.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Bantu UMKM Bertahan di Era Digital, Peruri Cetak Usaha Tangguh
Bantu UMKM Bertahan di Era Digital, Peruri Cetak Usaha Tangguh

Tantangan persaingan usaha yang semakin ketat di era digital mendorong Peruri untuk secara aktif mencetak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Melalui inisiatif strategis unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam program Peruri Digital Entrepreneur Academy (PEDIA) 2026, para pelaku usaha lokal dibekali kemampuan bertransformasi secara berkelanjutan.

Pendampingan intensif yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan ini tak hanya membekali peserta dengan strategi bisnis modern dan optimalisasi pemasaran digital. Para pelaku usaha juga dikenalkan dengan solusi teknologi Peruri Shield untuk menjamin keaslian, keamanan transaksi, serta legalitas dokumen bisnis mereka.

Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui penguatan kapasitas UMKM.

"UMKM merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem perekonomian nasional. Di sinilah PERURI hadir mengambil peran aktif dalam memajukan UMKM agar lebih berdaya saing, mandiri, dan naik kelas. Selamat kepada seluruh peserta PEDIA 2026 yang telah berhasil menyelesaikan masa inkubasi selama 3 bulan. Ke depan, kami berharap para UMKM peserta PEDIA 2026 semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membantu usahanya lebih maju di era digital yang kompetitif," ujar Adi Sunardi.

 

Tiga Modul Utama dan Integrasi Keamanan Digital

Selama masa inkubasi, peserta mendapatkan pembekalan terstruktur yang terbagi ke dalam tiga modul utama: Business Approach, Business Opportunity, dan Business Acceleration. Materi kurikulum mencakup penguatan strategi bisnis digital, pemasaran berbasis storytelling, optimalisasi marketplace dan Customer Relationship Management (CRM), serta integrasi solusi Peruri Shield untuk mendukung keandalan operasional usaha.

Sebagai apresiasi atas keberhasilan bertransformasi, PERURI memberikan penghargaan kepada delapan UMKM berprestasi. Usaha fesyen dan manufaktur lokal HOOF ID menyabet gelar Juara 1, disusul Twiko sebagai Juara 2 dan Zayru di posisi Juara 3.

Sementara itu, kategori Best PEDIA Journey 1 sampai 3 diraih oleh Bambu Tresno, Sewish & Rich, dan BuSoni. PERURI juga menganugerahkan penghargaan Best Digital Transformation kepada Madu NP serta predikat Most Improved Business kepada Dakara Indonesia.

Ekspansi Pasar dan Ekosistem Digital Berkelanjutan

Selain membekali aspek teknis dan keamanan digital, sebanyak 20 UMKM binaan terpilih juga berkesempatan memamerkan produk unggulannya di PEDIA Expo 2026 guna memperluas jaringan pasar dan menjajaki kerja sama bisnis. Program ini disempurnakan dengan sesi pembekalan “Growing Together in Digital Economy” bersama Coach dan Entrepreneur Professional, Arif Rahmat.

Melalui pendampingan ini, Peruri mempertegas perannya bukan sekadar sebagai penyedia teknologi penjamin keaslian dan keamanan digital, melainkan juga penggerak utama dalam membangun ekosistem UMKM Indonesia yang adaptif dan tangguh menghadapi tantangan pasar modern.

Rekomendasi