Sumur Bor Pertanian Jambi Jadi Solusi Air Bersih Warga Saat Kemarau Melanda

Ratusan warga Desa Sarang Burung, Muaro Jambi, kini tak lagi kesulitan air bersih berkat sumur bor pertanian Jambi dan program TNI-AD Manunggal Air di tengah musim kemarau.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sumur Bor Pertanian Jambi Jadi Solusi Air Bersih Warga Saat Kemarau Melanda
Ratusan warga Desa Sarang Burung, Muaro Jambi, kini tak lagi kesulitan air bersih berkat sumur bor pertanian Jambi dan program TNI-AD Manunggal Air di tengah musim kemarau. (AntaraNews)

Musim kemarau yang melanda wilayah Jambi selama dua bulan terakhir telah menimbulkan krisis air bersih bagi sebagian masyarakat. Namun, ratusan warga Desa Sarang Burung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, kini menemukan solusi. Mereka memanfaatkan sumur bor pertanian sebagai sumber air bersih utama untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, sumur bor ini dibangun khusus untuk mengairi lahan pertanian milik warga setempat. Akan tetapi, dengan mengeringnya sumur-sumur pribadi, fungsi sumur bor ini meluas menjadi penopang kebutuhan rumah tangga. Warga kini menggunakannya untuk mandi, mencuci, hingga konsumsi air minum.

Keberadaan sumur bor ini sangat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau panjang. Selain sumur bor pertanian, masyarakat juga terbantu oleh program TNI-AD Manunggal Air. Program ini menjamin ketersediaan air bersih bagi 1.962 jiwa penduduk desa.

Manfaat Sumur Bor Pertanian di Musim Kemarau

Sumur bor pertanian yang awalnya ditujukan untuk irigasi kini menjadi penyelamat bagi warga Desa Sarang Burung. Alfiani, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa air dari sumur bor sangat berkualitas. "Semenjak kemarau kami pakai air ini untuk kebutuhan rumah, untuk masak juga untuk air minum. Air bagus, jernih," ujarnya.

Ketersediaan air bersih yang memadai ini menghilangkan kekhawatiran warga akan pasokan air. Sumur-sumur pribadi yang mengering tidak lagi menjadi masalah besar. "Sumur ini membantu, tidak ada masalah lagi saat kemarau, jadi sudah aman," jelas Alfiani.

Pergeseran fungsi sumur bor ini menunjukkan adaptasi masyarakat terhadap kondisi lingkungan. Ini juga menyoroti pentingnya infrastruktur air yang fleksibel. Kemampuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan ganda sangat krusial, terutama saat menghadapi tantangan perubahan iklim.

Peran Program TNI-AD Manunggal Air

Selain sumur bor pertanian, masyarakat Desa Sarang Burung juga mendapat dukungan dari program TNI-AD Manunggal Air. Program ini dibangun pada awal tahun lalu dan telah beroperasi dengan baik. Maskinah, warga lainnya, menyatakan bahwa program ini sangat efektif.

Sejak sumur bor dari program ini beroperasi, kebutuhan air bersih bagi 1.962 jiwa masyarakat desa terpenuhi. "Sejak ada sumur itu, kami tidak pakai air Sungai Batanghari lagi. Hidupnya lancar walau di gilir, hampir semua masyarakat tersambung," ungkap Maskinah.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan 47 titik sumber air bersih di Jambi. Ini merupakan bagian dari program TNI-AD Manunggal Air. Salah satu titik penting berada di RT 03 Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko. Lokasi ini dipilih karena termasuk wilayah rawan air bersih.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Harapan Ke Depan

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi program TNI-AD Manunggal Air. Ia menyebut program ini sebagai bukti nyata kehadiran institusi pertahanan negara. Program ini membantu mengatasi permasalahan air bersih di desa-desa. "Program ini sangat membantu masyarakat, apalagi air merupakan kebutuhan yang sangat mendasar," kata Al Haris.

Jenderal Maruli Simanjuntak juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan program ini. Ia telah berkoordinasi dengan para gubernur dan bupati di berbagai daerah. "Program ini saya pikir masih terus dilanjutkan setelah kita berkoordinasi dengan para gubernur dan para bupati, masih banyak daerah yang memerlukan (air bersih). Kalau kita keroyok ramai-ramai akan lebih mempercepat penyelesaian kekurangan air bersih masyarakat," jelasnya.

Inisiatif kolaboratif antara TNI AD dan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah air bersih. Ini akan menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia. Upaya bersama ini sangat penting untuk memastikan akses air bersih yang berkelanjutan bagi semua.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi