PLN Papua Hadirkan Teknologi Desalinasi Air Bersih untuk Warga Agats, Tingkatkan Kualitas Hidup

PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menghadirkan teknologi desalinasi air bersih di Agats, Asmat, untuk mengatasi kelangkaan air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PLN Papua Hadirkan Teknologi Desalinasi Air Bersih untuk Warga Agats, Tingkatkan Kualitas Hidup
PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menghadirkan teknologi desalinasi air bersih di Agats, Asmat, untuk mengatasi kelangkaan air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. (AntaraNews)

PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) telah meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menghadirkan teknologi desalinasi air bersih. Inisiatif ini ditujukan bagi masyarakat di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut.

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, di Jayapura, Sabtu (8/8), mengatakan bahwa bantuan fasilitas dan teknologi desalinasi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Terlebih di daerah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Agats. "Kami menyadari bahwa akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat krusial, terlebih di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Agats," katanya pula.

Menurut Roberth, melalui program TJSL, pihaknya tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran teknologi desalinasi air bersih Agats ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, meningkatkan taraf kesehatan, dan mendukung kenyamanan beribadah.

Inovasi PLN Papua untuk Ketersediaan Air Bersih di Agats

Teknologi desalinasi yang disalurkan oleh PLN Papua ke Masjid Saiful Al-Bukhori, Distrik Agats, merupakan mesin canggih yang memiliki kapasitas produksi hingga 2.200 liter air per hari. Mesin ini dirancang khusus untuk mampu mengolah air payau maupun air keruh yang melimpah di wilayah Agats. Hasilnya adalah air tawar yang lebih jernih, tidak berbau, dan tidak berasa, sangat berbeda dengan kondisi air sebelumnya.

Kondisi geografis Agats yang didominasi rawa dan perairan payau selama ini menjadi tantangan besar dalam memperoleh sumber air bersih yang layak. Masyarakat setempat secara turun-temurun banyak mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, yang tentu saja sangat bergantung pada musim dan ketersediaan. Dengan adanya fasilitas desalinasi air bersih ini, ketergantungan pada air hujan dapat berkurang signifikan.

Roberth Rumsaur berharap, dengan adanya fasilitas desalinasi air bersih ini, beban masyarakat dalam memperoleh air bersih dapat jauh lebih ringan. Selain itu, ketersediaan air bersih yang memadai juga akan mendukung kenyamanan jamaah Masjid Saiful Al-Bukhori dalam menjalankan aktivitas ibadah. "Melalui program TJSL ini, kami berharap kehadiran teknologi desalinasi dapat meringankan beban ekonomi warga, meningkatkan taraf kesehatan, dan mendukung kenyamanan beribadah," ujarnya.

PLN Papua berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Termasuk di wilayah terpencil dan memiliki tantangan geografis yang ekstrem. Upaya ini menunjukkan dedikasi PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia, terutama melalui penyediaan akses vital seperti air bersih dan listrik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi