Pernah Lebih Miskin dari Indonesia, Ini Rahasia Korea Selatan jadi Negara Maju

Rahasia Korea Selatan bangkit menjadi negara maju usai perang saudara.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Pernah Lebih Miskin dari Indonesia, Ini Rahasia Korea Selatan jadi Negara Maju
Pernah Lebih Miskin dari Indonesia, Ini Rahasia Korea Selatan jadi Negara Maju (Merdeka.com)

Pernah Lebih Miskin dari Indonesia, Ini Rahasia Korea Selatan jadi Negara Maju

Ekonomi Korea Selatan (Korsel) berkembang begitu pesat dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan, Korea Selatan kini telah menjadi negara maju. Padahal, dulunya Korsel dan Indonesia pernah masuk dalam kelompok negara miskin di tahun 1950-an. Apalagi situasi ekonomi di negeri Ginseng dianggap lebih memprihatinkan dibandingkan Indonesia.

"Korea Selatan tahun 50 (1950) sama-sama miskin, tapi ahun 90 (1990) mereka high income, kita masuk middle income. Mereka lari lebih cepat,"

"Korea Selatan tahun 50 (1950) sama-sama miskin, tapi ahun 90 (1990) mereka high income, kita masuk middle income. Mereka lari lebih cepat,"
Dok. Istimewa

kata Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro dalam sebuah seminar di kutip Jumat (14/7).

Lantas apa yang membuat ekonomi Korea Selatan lebih maju dari Indonesia?

Lantas apa yang membuat ekonomi Korea Selatan lebih maju dari Indonesia?
Dok. Istimewa

Menyadur Liputan6.com, Profesor Seong-Kon Kim, yang pernah menjadi dekan di Seoul National University memberikan penjelasan tentang kunci sukses ekonomi Korsel.

Dia menyebut, terdapat tiga kunci yang menjadikan Korsel sebagai negara maju.

Sumber: Liputan6.com

Pemimpin yang Punya Visi

Pemimpin yang Punya Visi
Dok. Istimewa

Usai perang saudara yang panjang, Pemimpin Korea Selatan memutuskan untuk lebih meningkatkan perekonomian melalui industrialisasi.

Keputusan ini berbeda dengan pemimpin Korea Utara yang memfokuskan ekonomi untuk kepentingan militer.

Keputusan ini berbeda dengan pemimpin Korea Utara yang memfokuskan ekonomi untuk kepentingan militer.
Dok. Istimewa

"Sejak tahun 1960, Korsel memutuskan menjadi negara industri dengan fokus pada 3 hal. Yakni, elektronik, otomotif, dan perdagangan yang produknya telah dipakai ke seluruh dunia," kata Profesor Seong-Kon.

Bangsa yang Tekun

Bangsa yang Tekun
Dok. Istimewa

Kepribadian masyarakat Korsel yang tekun ini dibentuk dari minimnya sumber daya alam (SDA). Sehingga, warga Korsel harus mampu bertahan dalam menghadapi iklim yang ekstrem.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tanpa disadari, ketekunan yang diwariskan masyarakat Korsel berbuah menjadi budaya kerja yang pantang menyerah untuk menjadi sukses.

Bantuan Finansial dari Amerika (Marshall Plan)

Bantuan Finansial dari Amerika (Marshall Plan)
Dok. Istimewa

Profesor Seong-Kon mengakui kesuksesan ekonomi Korsel diraih atas bantuan Amerika Serikat (AS).

AS menjadi sekutu dan membantu perekonomian Korsel yang terpuruk usai perang saudara.

Bantuan yang diberikan Amerika tidak hanya finansial, melainkan juga transfer teknologi dan pengetahuan. Hingga pada akhirnya sangat berguna untuk Korsel dalam pengembangan industrinya. Alhasil, bantuan keuangan ini tidak membuat Korsel terjebak dalam lingkaran hutang seperti yang dialami banyak negara berkembang.

Rekomendasi