Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan modus penipuan lewat media sosial maupun aplikasi chatting yang isinya kiriman pesan berisi file APK. Namun berganti jenis, menjadi file berupa PDF.
Advertisement
Penipu bersandiwara ingin melakukan pembelian sejumlah barang dan membuat list daftar barang yang ingin dipesan dalam bentuk dokumen PDF.
Setelahnya, file tersebut dikirimkan untuk memancing penjual meng-klik file agar aksi kejahatan berujung peretasan akun dapat berhasil dilakukan. Tanpa disadari, saat membuka file PDF tersebut saldo rekening korban dapat terkuras.
"Sebenarnya file PDF palsu ini manipulasi yang dilakukan penipu dengan mengubah format file APK berbasis aplikasi berbahaya yang bisa menyerang perangkat untuk mencuri data pribadi hingga dapat menguras rekening milik calon korban," tulis BCA, dikutip di Jakarta, Senin (10/7).
Advertisement
Laman Resmi Bank BCA.
Advertisement
Advertisement
Setelahnya, pelaku bisa mengakses seluruh informasi yang tersimpan di dalam smartphone dan melakukan pencurian data penting di dalamnya.
Advertisement
1. File APK berkedok PDF palsu tidak memiliki tampilan dokumen. Sedangkan yang asli terlihat tampilan dokumen yang dikirimkan 2. Logo file pdf seharusnya memiliki logo berwarna putih bertuliskan PDF font merah 3. File palsu tidak memiliki detail dokumen seperti jumlah halaman, jenis file dan biasanya berukuran besar. Sementara file PDF asli memiliki detail yang lebih rinci
Advertisement
5. Jika ragu membuka file PDF, gunakan aplikasi pembaca file PDF seperti Adobe Acrobat.