Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, secara resmi memberangkatkan 640 pemudik yang mengikuti Program Mudik Gratis Lebaran 2026. Pemberangkatan ini menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menuju berbagai kota di Jawa Tengah pada Selasa, 18 Maret 2026. Inisiatif ini bertujuan memfasilitasi perjalanan pulang kampung bagi warga Jawa Tengah yang merantau di ibu kota.
Ratusan pemudik tersebut menaiki KA Tawang Jaya, menandai penutupan rangkaian kegiatan Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini memberikan kesempatan bagi perantau untuk berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman. Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan program ini.
Pemberangkatan ini tidak hanya sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik selama perjalanan. Berbagai fasilitas telah disiapkan, termasuk tim medis di stasiun tujuan, untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan para pemudik. Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melayani warganya.
Advertisement
Advertisement
Pemberangkatan Ratusan Pemudik dari Jakarta
Sebanyak 640 pemudik yang berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis Lebaran 2026 diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Selasa, 18 Maret 2026. Mereka menaiki kereta api Tawang Jaya yang memiliki delapan gerbong. Rute perjalanan kereta ini melayani sepanjang jalur Pantura, dimulai dari Jakarta hingga mencapai Kota Semarang.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, hadir langsung untuk melepas keberangkatan rombongan pemudik ini. Momen tersebut sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian Program Mudik Gratis yang telah sukses diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. "Alhamdulillah, hari ini kita purna dalam memberangkatkan mudik," ujar Gus Yasin dalam keterangannya.
Para pemudik yang diberangkatkan berasal dari beragam kabupaten/kota di Jawa Tengah. Destinasi mereka mencakup wilayah seperti Pekalongan, Brebes, Tegal, Kendal, Semarang, hingga Pati. Ini menunjukkan cakupan program yang luas untuk melayani warga di berbagai daerah.
Advertisement
Advertisement
Manfaat dan Fasilitas Program Mudik Gratis Lebaran 2026
Program Mudik Gratis Lebaran 2026 ini memberikan manfaat yang signifikan bagi para perantau di Jakarta. Selain menyediakan transportasi, program ini juga menjadi jembatan bagi mereka untuk kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memfasilitasi pemudik disabilitas agar dapat merasakan manfaat yang sama.
Untuk memastikan kesehatan pemudik, tim medis telah disiapkan di stasiun-stasiun tujuan di Jawa Tengah. Kesiapan ini bertujuan mengantisipasi kebutuhan kesehatan setelah perjalanan panjang yang mungkin melelahkan. Wakil Gubernur juga mengingatkan pemudik untuk memastikan rumah yang ditinggalkan aman dan menjaga kesehatan selama perjalanan serta momentum Ramadan.
Salah satu pemudik, Uyung Lestari (40), seorang pekerja swasta asal Pati, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti program ini bersama suami dan dua anaknya. "Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu," katanya, menyoroti penghematan biaya yang besar.
Advertisement
Hal senada disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel asal Kendal yang bekerja di Tangerang. Ia mengetahui informasi program ini dari rekan kerjanya dan merasa beruntung bisa lolos pendaftaran yang kompetitif. "Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu," ujarnya, menegaskan betapa berharganya kesempatan ini.
Advertisement
Dukungan Penuh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Program Mudik Gratis Lebaran 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam melayani warganya. Sebelum pemberangkatan oleh Wakil Gubernur, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga telah memberangkatkan pemudik. Pemberangkatan tersebut dilakukan pada siang hari yang sama dari Stasiun Pasar Senen.
Gubernur Ahmad Luthfi memberangkatkan total 648 penumpang menggunakan KA Jaka Tingkir. Rute perjalanan KA Jaka Tingkir ini menuju Solo, menambah jumlah pemudik yang berhasil difasilitasi oleh pemerintah provinsi. Inisiatif ini menunjukkan koordinasi dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan daerah.
Kedua pemberangkatan ini menegaskan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengurangi beban biaya mudik bagi masyarakat. Dengan menyediakan transportasi gratis, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang dan bahagia. Program ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap kesejahteraan perantau.
Advertisement
Sumber: AntaraNews