Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Apresiasi ini terkait capaian pertumbuhan ekonomi yang baik di wilayah perbatasan bagian barat daerah tersebut. Hal ini disampaikan Gusnar di Gorontalo pada Sabtu, 28 Februari.
Menurut Gusnar, Kabupaten Pohuwato berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang impresif. Capaian ini menunjukkan efektivitas manajemen kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan yang berjalan baik. Meskipun menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menanggapi bahwa keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja sama. Ini melibatkan pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Mereka berkomitmen untuk terus menjaga persatuan demi kemajuan Pohuwato.
Advertisement
Advertisement
Pohuwato menunjukkan kinerja ekonomi yang luar biasa meskipun dengan kekuatan fiskal sekitar Rp800 miliar. Kabupaten ini berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 9,8 persen. Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi Gorontalo yang sebesar 5,7 persen.
Gusnar Ismail menegaskan bahwa capaian ini bukan semata karena faktor material atau uang. Ia meyakini bahwa manajemen kepemimpinan pemerintah yang kuat merupakan kunci utama keberhasilan tersebut. Fungsi manajemen, dari perencanaan hingga pengawasan, berjalan sangat efektif.
Kepemimpinan yang kuat memastikan semua sumber daya, baik material, keuangan, maupun peralatan, dapat dimanfaatkan secara optimal. Ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah. Hasilnya adalah pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan.
Advertisement
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kepemimpinan yang visioner, daerah dapat mengatasi tantangan fiskal. Mereka mampu mendorong roda perekonomian untuk mencapai target yang ambisius.
Advertisement
Selain pertumbuhan ekonomi, Gusnar juga menyoroti penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan yang signifikan di Pohuwato. Tingkat pengangguran di kabupaten ini berada di angka 2,8 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi yang mencapai 3,2 persen.
Penurunan angka kemiskinan menunjukkan perubahan drastis sejak kabupaten ini terbentuk. Awalnya, angka kemiskinan mencapai 60 persen. Namun, kini berhasil ditekan hingga menjadi 15,24 persen, sebuah pencapaian yang luar biasa.
Gusnar menekankan pentingnya untuk terus melanjutkan tren positif ini. Ia mengingatkan bahwa ke depan, wilayah akan menghadapi tekanan pemanfaatan ruang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, upaya berkelanjutan sangat dibutuhkan.
Advertisement
Capaian ini mencerminkan keberhasilan program-program pemerintah daerah. Program tersebut berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. Ini juga menunjukkan dampak positif dari kebijakan ekonomi yang diterapkan.
Advertisement
Meskipun telah mencapai banyak kemajuan, Gusnar mengingatkan tentang tantangan ke depan. Peningkatan tekanan pemanfaatan ruang akan menjadi isu krusial seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi. Penataan ruang yang adil dan arif sangat diperlukan.
Pentingnya penataan ruang yang taat hukum ditekankan untuk mencegah potensi konflik di masyarakat. Perencanaan tata ruang yang komprehensif akan memastikan pembangunan berjalan harmonis. Ini juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menegaskan bahwa indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Ini mencakup pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kualitas layanan publik. Semua ini adalah hasil kerja bersama.
Advertisement
Saipul mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat adalah kunci utama. Ini demi mencapai kemajuan berkelanjutan bagi Kabupaten Pohuwato.
Sumber: AntaraNews