Kisah Pilu Pilot Air Tractor Meninggal Saat Menjalankan Misi Penyaluran Energi di Wilayah 3T Indonesia

Program BBM Satu Harga merupakan penugasan pemerintah kepada Pertamina guna memastikan ketersediaan energi yang adil dan merata di seluruh Indonesia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kisah Pilu Pilot Air Tractor Meninggal Saat Menjalankan Misi Penyaluran Energi di Wilayah 3T Indonesia
Kisah Pilu Pilot Air Tractor Meninggal Saat Menjalankan Misi Penyaluran Energi di Wilayah 3T Indonesia (Merdeka.com)

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki bentang geografis yang menantang dari pegunungan terjal, hutan lebat, hingga wilayah perbatasan yang hanya dapat dijangkau melalui jalur udara. Di tengah kompleksitas itulah perjuangan menghadirkan energi hingga ke pelosok negeri menjadi sebuah misi besar yang kerap mempertaruhkan keselamatan.

Distribusi BBM ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) bukan sekadar pengiriman logistik, melainkan ikhtiar menjaga denyut kehidupan masyarakat di ujung republik.

Baru-baru ini, duka mendalam menyelimuti keluarga besar PT Pertamina (Persero) atas wafatnya Capt. Hendrick Lodewyck Adam, pilot pesawat charter Air Tractor AT-802 yang tengah menjalankan misi penyaluran program BBM Satu Harga di wilayah Kalimantan Utara.

Kepergian almarhum bukan sekadar kehilangan seorang pilot, melainkan gugurnya seorang pejuang energi yang mendedikasikan hidupnya untuk memastikan nyala harapan tetap menyala di pelosok negeri. Dalam setiap penerbangan menuju wilayah terpencil, terdapat risiko besar yang harus dihadapi seperti cuaca ekstrem, medan berat, hingga keterbatasan infrastruktur. Namun demi pemerataan energi, pengabdian itu dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Pesawat Air Tractor milik PT Pelita Air Service yang disewa Pertamina selama ini menjadi tulang punggung distribusi BBM Satu Harga ke titik-titik distribusi terpencil, termasuk di Kalimantan Utara dan Papua. Armada udara tersebut menjembatani akses energi ke wilayah yang sulit dijangkau jalur darat maupun laut, membawa lebih dari sekadar bahan bakar, tetapi juga membawa harapan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Program BBM Satu Harga merupakan penugasan pemerintah kepada Pertamina guna memastikan ketersediaan energi yang adil dan merata di seluruh Indonesia. Di balik keberhasilan program tersebut, terdapat dedikasi para insan energi yang bekerja dalam senyap di darat, di laut, maupun di udara.

Musibah Kecelakaan

Musibah kecelakaan pesawat charter terjadi pada Kamis (19/2/) di Pa’ Betung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, setelah almarhum menuntaskan pendistribusian BBM ke Long Bawan dan dalam perjalanan kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Sesaat setelah menerima kabar kecelakaan, saya selaku Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) langsung melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Kepolisian, mulai dari Kapolda Kalimantan Utara hingga Kapolres Nunukan, untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat, aman, dan sesuai prosedur," ujarnya.

Jenazah Capt. Hendrick Lodewyck Adam dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 16.00 WIB hari ini, untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Pengabdian almarhum menjadi pengingat bahwa pemerataan energi adalah perjuangan nyata yang menuntut keberanian dan pengorbanan. Di langit perbatasan, ia telah menunaikan tugasnya hingga akhir sebagai pejuang energi yang menjaga Indonesia tetap menyala.

Rekomendasi