Patra Niaga Luncurkan Biosolar B40 Performance di Surabaya, Dorong Energi Ramah Lingkungan Industri

Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan Biosolar B40 Performance (B40PF) di Surabaya, menandai langkah maju dalam penyediaan energi ramah lingkungan untuk sektor industri di Jatimbalinus.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Patra Niaga Luncurkan Biosolar B40 Performance di Surabaya, Dorong Energi Ramah Lingkungan Industri
Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan Biosolar B40 Performance (B40PF) di Surabaya, menandai langkah maju dalam penyediaan energi ramah lingkungan untuk sektor industri di Jatimbalinus. (AntaraNews)

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus secara resmi meluncurkan Biosolar B40 Performance (B40PF) di Surabaya, menandai langkah signifikan dalam penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan. Peluncuran perdana ini berlangsung di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Surabaya, yang kini menjadi pionir penyaluran B40PF di wilayah tersebut. Inisiatif ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung transisi energi bersih di Indonesia.

Hadirnya Biosolar B40 Performance bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendorong swasembada energi melalui pemanfaatan kandungan energi nabati. Produk ini diharapkan dapat menjadi solusi bahan bakar alternatif yang lebih berkelanjutan bagi sektor industri. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan bauran energi terbarukan.

Penyaluran perdana Biosolar B40 Performance dilakukan dengan volume 15 Kiloliter (KL) kepada agen-agen BBM industri di Jawa Timur. Distribusi awal ini mencakup area Surabaya, Mojokerto, dan Pasuruan, dengan rencana perluasan bertahap ke seluruh Terminal BBM di Regional Jatimbalinus. Ketersediaan B40PF diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang di wilayah tersebut.

Surabaya Jadi Pusat Penyaluran Biosolar B40 Performance Pionir

Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Surabaya kini resmi menjadi lokasi pionir penyaluran Biosolar B40 Performance (B40PF) untuk Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Ini merupakan lokasi kedua secara nasional setelah sebelumnya B40PF diluncurkan di Regional Sumbagsel. Penunjukan Surabaya sebagai pusat awal menunjukkan potensi besar Jawa Timur dalam mendukung inisiatif energi ramah lingkungan ini.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa sarana dan prasarana Terminal BBM telah disiapkan secara optimal. Persiapan ini krusial untuk memastikan kelancaran penyediaan B40PF bagi segmen konsumen industri. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi ketahanan energi nasional untuk mencapai swasembada energi.

Penyaluran perdana Biosolar B40 Performance yang mencapai 15 Kiloliter (KL) merupakan bukti kesiapan infrastruktur. Volume awal ini akan didistribusikan ke beberapa wilayah industri strategis seperti Surabaya, Mojokerto, dan Pasuruan. Rencana ekspansi distribusi secara bertahap ke seluruh Terminal BBM di Regional Jatimbalinus juga telah disusun untuk memastikan ketersediaan produk yang merata.

Keunggulan Biosolar B40 Performance dengan Formula Pertatec

Biosolar B40 Performance (B40PF) dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dengan menawarkan sejumlah keunggulan signifikan. Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Pande Made Andi Suryawan, menjelaskan bahwa produk ini dilengkapi dengan formula Pertatec. Formula inovatif ini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembakaran bahan bakar.

Selain meningkatkan kualitas pembakaran, formula Pertatec pada Biosolar B40 Performance juga berperan penting dalam menjaga kebersihan mesin industri. Mesin yang lebih bersih akan memiliki performa yang lebih stabil dan usia pakai yang lebih panjang. Keunggulan ini secara langsung berkontribusi pada pengurangan biaya perawatan dan operasional bagi perusahaan.

Lebih lanjut, penggunaan B40PF terbukti mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga enam persen dibandingkan dengan solar biasa. Peningkatan efisiensi ini berarti konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, yang pada akhirnya akan mengurangi pengeluaran operasional industri. Formula ini juga dirancang untuk menurunkan potensi penurunan daya atau power loss pada mesin.

Biosolar B40 Performance juga memastikan aliran bahan bakar yang lebih lancar melalui sistem mesin. Kelancaran ini sangat vital untuk menjaga efisiensi dan keandalan operasional industri tetap terjaga optimal. Dengan demikian, B40PF tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga menawarkan keuntungan ekonomis dan operasional yang nyata bagi para pelaku industri.

Potensi Pasar Luas Biosolar B40 Performance di Jawa Timur

Jawa Timur memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk Biosolar B40 Performance (B40PF) mengingat karakter wilayahnya yang didominasi oleh sektor industri. Keberadaan berbagai pabrik dan fasilitas produksi menjadikan Jawa Timur sebagai target utama untuk distribusi produk ini. Pertamina Patra Niaga melihat peluang besar untuk mendukung keberlanjutan operasional industri di provinsi tersebut.

Distribusi B40PF akan menyasar berbagai sektor industri vital, termasuk manufaktur, tekstil, farmasi, dan transportasi laut seperti kapal. Sektor-sektor ini memiliki kebutuhan bahan bakar yang tinggi dan akan mendapatkan manfaat optimal dari keunggulan B40PF. Adopsi bahan bakar ini diharapkan dapat membantu industri-industri tersebut dalam mencapai target keberlanjutan mereka.

Pengembangan dan penyaluran Biosolar B40 Performance merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan solusi energi yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan fokus pada segmen industri, perusahaan berharap dapat mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih. Inisiatif ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target bauran energi terbarukan nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi