Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dishub Babel) secara intensif melakukan pemeriksaan terhadap puluhan armada angkutan umum. Kegiatan ini berlangsung di Terminal Sungailiat, Kabupaten Bangka, sebagai bagian dari upaya serius meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut.
Muhammad Haris, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, menyatakan bahwa pemeriksaan menyeluruh ini akan diperluas ke semua terminal di Babel. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan serta keselamatan optimal bagi para penumpang yang menggunakan jasa transportasi umum.
Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik kendaraan, tetapi juga mencakup kelengkapan surat-surat. Selain itu, kondisi kesehatan dan kesiapan para pengemudi turut menjadi perhatian utama untuk menjamin perjalanan yang aman dan selamat.
Advertisement
Advertisement
Setiap aspek teknis kendaraan diperiksa dengan cermat oleh petugas Dishub Babel. Ini meliputi fungsi rem, kondisi ban, spion, serta sistem pencahayaan seperti lampu utama dan lampu sein, yang semuanya dicek secara menyeluruh.
Selain itu, kelengkapan wajib yang menunjang keselamatan juga tidak luput dari perhatian. Petugas memastikan ketersediaan dongkrak, alat pemecah kaca darurat, dan khusus untuk bus, keberadaan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) harus disiapkan.
Pada pemeriksaan di Terminal Sungailiat, sebagian besar kendaraan dinyatakan masih layak jalan dengan pajak yang lunas. Namun, Dishub Babel tetap memberikan masukan spesifik, seperti rekomendasi penggantian ban yang kondisinya kurang bagus atau perbaikan lampu yang tidak hidup.
Advertisement
Advertisement
Aspek penting lainnya dalam pemeriksaan ini adalah kondisi fisik dan mental para sopir angkutan umum. Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada pengaruh obat-obatan terlarang atau zat adiktif lainnya pada sopir.
Kepala Dishub Babel, Muhammad Haris, menekankan bahwa kondisi sopir sangat menentukan keselamatan perjalanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat bekerja mengantar penumpang, yang mungkin diakibatkan oleh kelalaian atau kondisi pengemudi yang tidak prima.
Kegiatan inspeksi komprehensif ini tidak berhenti di Terminal Sungailiat. Haris menambahkan bahwa pemeriksaan serupa akan terus digencarkan di berbagai lokasi lain. Ini merupakan langkah antisipasi menjelang puncak arus mudik dan balik perayaan Imlek serta Idul Fitri 2026.
Advertisement
Sumber: AntaraNews