Pemerintah Kota Singkawang bersama Pertamina Patra Niaga mengambil langkah strategis untuk memastikan ketersediaan LPG 3 Kg di wilayahnya. Upaya ini dilakukan secara intensif guna menjamin kelancaran distribusi menjelang serangkaian hari besar keagamaan. Fokus utama adalah mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat pada momen-momen penting tersebut.
Optimalisasi penyaluran LPG 3 Kg ini mencakup penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, agen, pangkalan, serta berbagai perangkat daerah terkait. Langkah proaktif ini bertujuan untuk mencegah kelangkaan dan memastikan setiap rumah tangga yang berhak mendapatkan akses pasokan. Komitmen ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti.
Ketersediaan LPG 3 Kg menjadi prioritas mengingat perayaan Imlek, Cap Go Meh, hingga Bulan Ramadhan dan Idul Fitri akan segera tiba. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan energinya tanpa hambatan. Pemerintah Kota Singkawang bertekad menjaga stabilitas pasokan demi kenyamanan warga.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Distribusi dan Penanganan Kendala Teknis
Pemerintah Kota Singkawang menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan penyaluran LPG 3 Kg berjalan maksimal dan tepat sasaran. Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, menegaskan bahwa upaya ini sangat krusial, terutama saat menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari besar keagamaan. Koordinasi erat dengan seluruh pihak terkait menjadi kunci utama dalam strategi ini.
Sebelumnya, distribusi LPG 3 Kg sempat mengalami hambatan teknis yang disebabkan oleh keterlambatan kapal pengangkut. Kapal tersebut kesulitan sandar di dermaga, sehingga menyebabkan penundaan pasokan ke Singkawang. Namun, kendala ini telah berhasil diatasi, dan penyaluran LPG 3 Kg kini kembali berjalan normal secara bertahap ke agen dan pangkalan di seluruh kota.
Saat ini, infrastruktur distribusi di Kota Singkawang didukung oleh dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang beroperasi penuh. Selain itu, terdapat sembilan agen resmi dan 192 pangkalan aktif yang berperan penting dalam menyalurkan LPG 3 Kg kepada masyarakat. Seluruh elemen ini bekerja sama untuk menjaga kelancaran pasokan dan memastikan ketersediaan di tingkat konsumen.
Advertisement
Kuota LPG 3 Kg untuk Kota Singkawang tercatat sebesar 9.483 metrik ton per tahun, yang setara dengan sekitar 3,16 juta tabung. Kuota ini menjadi acuan dasar penyaluran yang diawasi ketat oleh pemerintah kota. Pengawasan berkelanjutan dilakukan agar pemanfaatan kuota sesuai dengan peruntukannya dan tidak terjadi penyalahgunaan.
Advertisement
Pengawasan Ketat dan Kebijakan Tepat Sasaran Penyaluran LPG 3 Kg
Pemerintah Kota Singkawang terus melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi LPG 3 Kg untuk memastikan kelancaran dan mencegah keresahan di masyarakat. Pengawasan ini mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari SPBE hingga pangkalan, demi menjamin setiap tabung sampai ke tangan yang berhak. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan.
Untuk mendukung ketepatan sasaran, Pemkot Singkawang telah menerbitkan surat edaran yang mengatur kelompok masyarakat yang berhak menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi. Surat edaran ini secara jelas mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggota TNI dan Polri untuk tidak menggunakan LPG 3 Kg. Tujuannya adalah agar subsidi ini benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang memang membutuhkan.
Sales Brand Manager (SBM) Kalbar 1 Fuel Pertamina Patra Niaga, Irsan Firdaus Gasani, mengungkapkan bahwa Pertamina telah mengambil berbagai langkah untuk memaksimalkan penyaluran LPG 3 Kg di Singkawang. Sejak libur Natal dan Tahun Baru 2025, Pertamina telah menambah penyaluran hingga 47 persen per hari. Penambahan pasokan ini merupakan antisipasi terhadap lonjakan konsumsi yang biasa terjadi pada periode hari besar.
Advertisement
Meskipun demikian, pola pembelian masyarakat juga turut mempengaruhi ketersediaan di lapangan, terutama jika terjadi pembelian berlebih pada waktu tertentu. Oleh karena itu, Pertamina bersama pemerintah daerah terus memantau penyaluran secara cermat. Pemantauan ini krusial untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg tetap terkendali dan tidak ada penimbunan atau penyalahgunaan.
Advertisement
Langkah Antisipasi dan Inovasi untuk Penyaluran LPG Berkelanjutan
Ke depan, Pertamina bersama Pemerintah Kota Singkawang berencana untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBE, agen, dan pangkalan. Sidak ini bertujuan untuk memastikan bahwa penyaluran LPG 3 Kg berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi distribusi.
Selain itu, Pertamina juga akan mendorong program "trade in" atau penukaran LPG 3 Kg ke LPG nonsubsidi 5,5 Kg bagi masyarakat yang tidak berhak menerima subsidi. Program ini dirancang untuk mengedukasi dan memfasilitasi peralihan penggunaan LPG bersubsidi kepada yang lebih membutuhkan. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan subsidi tepat sasaran.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian integral dari upaya memaksimalkan penyaluran LPG 3 Kg agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan kombinasi pengawasan, kebijakan yang jelas, dan inovasi program, diharapkan ketersediaan dan distribusi LPG 3 Kg di Singkawang dapat terus terjaga. Tujuan akhirnya adalah memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews