Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, baru-baru ini menandatangani nota kesepakatan bersama dengan InJourney. Kolaborasi Banyuwangi InJourney ini bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan industri pariwisata dan penerbangan di wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut. Langkah strategis ini diharapkan dapat membuka potensi besar Banyuwangi sebagai destinasi wisata unggulan.
Penandatanganan nota kesepakatan penting ini dilakukan antara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Direktur Utama InJourney Maya Watono. Acara tersebut berlangsung di Jakarta pada Selasa (13/1), menandai dimulainya kemitraan yang ambisius. "Ini merupakan kerja sama pertama kami dengan pemerintah daerah, dan kami sangat excited sekali," kata Maya Watono.
Kemitraan yang dirancang untuk jangka waktu hingga tiga tahun ke depan ini merupakan wujud nyata dari visi besar negara. Visi tersebut berfokus pada pengembangan sektor pariwisata dan penerbangan nasional secara komprehensif. InJourney, sebagai BUMN holding di bidang aviasi dan wisata, melihat potensi luar biasa di Banyuwangi.
Advertisement
Advertisement
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengungkapkan ketertarikan mendalam perusahaannya terhadap potensi wisata Banyuwangi. "Potensi di Banyuwangi sangat luar biasa, dari tim kami sudah melihat ke sana dan ada banyak yang bisa dikerjakan. Tangible (konkret) untuk dilakukan," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Banyuwangi memiliki daya tarik yang belum sepenuhnya tergali.
Menurut Maya, penilaian yang dilakukan InJourney menempatkan pariwisata Banyuwangi pada peringkat cukup tinggi. Bahkan, potensi Banyuwangi dinilai melampaui beberapa destinasi wisata super prioritas yang telah ditetapkan pemerintah. Aspek konektivitas dan program pariwisata menjadi beberapa indikator utama dalam penilaian tersebut.
Dengan berbagai indikator positif ini, InJourney optimis dapat mencapai target satu juta penumpang pesawat per tahun di Banyuwangi. "Dari berbagai indikator ini, kami yakin akan bisa mencapai satu juta penumpang pesawat per tahun. Ini memungkinkan," ucap Maya. Peningkatan frekuensi penerbangan diharapkan sejalan dengan pertumbuhan sektor pariwisata.
Advertisement
Advertisement
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kerja sama strategis dengan InJourney ini. Keterlibatan perusahaan besar di bidang penerbangan dan pariwisata ini sangat selaras dengan misi Banyuwangi. Kabupaten ini memang tengah bergeliat untuk menjadi destinasi wisata yang semakin dikenal luas.
"Kerja sama ini tidak semata-mata hanya meningkatkan kunjungan melalui bandara di Banyuwangi, tetapi juga untuk meningkatkan destinasi wisata, UMKM hingga seni budaya di Banyuwangi ikut terangkat," tutur Bupati Ipuk Fiestiandani. Promosi dan pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam upaya ini.
Peningkatan infrastruktur wisata juga menjadi bagian penting dari kolaborasi ini. Diharapkan, langkah-langkah ini akan semakin menumbuhkan jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. Dengan demikian, dampak ekonomi positif akan dirasakan oleh masyarakat luas, mulai dari pelaku UMKM hingga seniman lokal.
Advertisement
Advertisement
Saat ini, Bandara Banyuwangi telah melayani penerbangan reguler ke Jakarta setiap hari. Selain itu, terdapat juga rute penerbangan menuju Surabaya dan Lombok. Frekuensi penerbangan ini terus ditingkatkan seiring dengan upaya menggenjot sektor wisata di daerah tersebut.
Bupati Ipuk Fiestiandani juga menyatakan upaya berkelanjutan untuk mengoperasikan kembali penerbangan internasional di Bandara Banyuwangi. "Kami terus berusaha supaya penerbangan internasional segera bisa dioperasionalkan kembali di Bandara Banyuwangi dan kami membidik penerbangan untuk jamaah umrah. Semoga dalam waktu tidak lama bisa terwujud," kata Ipuk menambahkan.
Daerah Banyuwangi sendiri dikenal dengan berbagai daya tarik alamnya yang memukau. Kawah Ijen dengan fenomena api birunya dan ombak kelas dunia di Pantai G-Land adalah magnet utama bagi wisatawan. Peningkatan konektivitas udara akan semakin memudahkan akses menuju destinasi-destinasi ikonik ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews