Tingkat kemantapan jalan nasional di Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2025 telah mencapai 99,85 persen. Capaian ini diumumkan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung di Pangkalpinang, menunjukkan kondisi infrastruktur yang sangat baik. Selain itu, kemantapan jembatan nasional di wilayah tersebut juga berada pada angka 93,33 persen, menegaskan kualitas infrastruktur yang stabil.
Kepala BPJN Bangka Belitung, Susan Novelia, menyatakan bahwa angka tersebut mengindikasikan infrastruktur nasional di Bangka Tengah berada dalam kategori yang sangat baik. Pemantauan dan pemeliharaan rutin menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas jalan dan jembatan. Upaya ini bertujuan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian lokal.
BPJN Bangka Belitung secara aktif melakukan pemantauan dan pemeliharaan terhadap seluruh infrastruktur jalan dan jembatan nasional. Hal ini termasuk Jembatan Kurau yang saat ini masih dalam kategori pemeliharaan rutin. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga ditekankan untuk menjaga kualitas infrastruktur demi keberlanjutan.
Advertisement
Advertisement
Kondisi Terkini Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nasional
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung melaporkan bahwa tingkat kemantapan jalan nasional di Kabupaten Bangka Tengah telah mencapai 99,85 persen pada tahun 2025. Angka ini merupakan indikator kuat terhadap kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut, memastikan kelancaran lalu lintas. Selain itu, kemantapan jembatan nasional juga berada pada angka 93,33 persen, menunjukkan kondisi yang stabil dan aman.
Susan Novelia, Kepala BPJN Bangka Belitung, menjelaskan bahwa hasil survei kondisi Jembatan Kurau pada tahun 2025 menunjukkan nilai kondisi 1 dan 2. Meskipun demikian, terdapat korosi pada bagian bawah jembatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut dan penanganan cepat. Tim BPJN akan segera melakukan peninjauan mendalam di lapangan untuk evaluasi. Jembatan Kurau sendiri pernah direhabilitasi pada tahun 2021 untuk memastikan fungsinya tetap optimal.
Capaian kemantapan jalan nasional yang tinggi ini diharapkan dapat terus dipertahankan di Bangka Tengah. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas warga dan roda perekonomian daerah secara keseluruhan. BPJN Bangka Belitung terus berupaya menjaga kualitas jalan nasional agar tetap berfungsi optimal. Partisipasi aktif masyarakat juga diharapkan dalam memelihara fasilitas umum ini.
Advertisement
Advertisement
Program dan Rencana Strategis BPJN Bangka Belitung
Selain pemeliharaan rutin, BPJN Bangka Belitung telah menyiapkan sejumlah program infrastruktur nasional untuk tahun 2026 di Kabupaten Bangka Tengah. Program-program ini mencakup preservasi jalan dan jembatan, holding jalan, serta rehabilitasi. Pemeliharaan rutin jalan dan jembatan nasional juga akan terus menjadi prioritas utama. Ini menunjukkan perencanaan jangka panjang untuk menjaga kemantapan jalan nasional.
BPJN Bangka Belitung juga telah menerima seluruh usulan yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Usulan-usulan ini akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan infrastruktur untuk tahun 2026 dan 2027. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial untuk memastikan pembangunan yang terarah. Kolaborasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat secara efektif.
Susan Novelia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kualitas jalan dan jembatan nasional. Tujuannya adalah agar infrastruktur tersebut tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Partisipasi masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga infrastruktur yang ada. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak jalan maupun jembatan.
Advertisement
“Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan umur layanan infrastruktur nasional dapat lebih panjang dan berkelanjutan,” ujar Susan Novelia. Pernyataan ini menggarisbawahi peran krusial komunitas dalam pemeliharaan fasilitas publik. Dengan demikian, upaya menjaga kemantapan jalan nasional menjadi tanggung jawab bersama. Hal ini akan mendukung pembangunan berkelanjutan di Bangka Tengah.
Sumber: AntaraNews