Kunjungan Wisatawan Pantai Cianjur Melonjak 50 Persen Selama Libur Akhir Tahun, Disbudpar dan Pokdarwis Tingkatkan Pengawasan

Kunjungan Wisatawan Pantai Cianjur melonjak drastis hingga 50 persen selama libur akhir tahun, memicu harapan ekonomi lokal namun juga kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kunjungan Wisatawan Pantai Cianjur Melonjak 50 Persen Selama Libur Akhir Tahun, Disbudpar dan Pokdarwis Tingkatkan Pengawasan
Kunjungan Wisatawan Pantai Cianjur melonjak drastis hingga 50 persen selama libur akhir tahun, memicu harapan ekonomi lokal namun juga kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. (AntaraNews)

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat peningkatan signifikan kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata pantai di wilayah selatan Cianjur selama libur panjang akhir tahun. Angka kunjungan melonjak hingga 50 persen, mencapai sekitar 1.000 orang per hari, dibandingkan hari biasa yang hanya 500 orang.

Peningkatan jumlah pengunjung ini sudah mulai terlihat sejak satu pekan terakhir, tepatnya setelah tanggal 26 Desember 2025, dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga malam pergantian tahun. Fenomena ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar serta menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cianjur.

Meskipun terjadi peningkatan kunjungan wisatawan pantai Cianjur yang menggembirakan, pihak Disbudpar dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) tetap mengimbau wisatawan untuk waspada. Hal ini mengingat cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi masih melanda wilayah selatan Cianjur, sehingga pengawasan ketat diberlakukan.

Lonjakan Kunjungan Wisatawan Pantai Cianjur di Akhir Tahun

Kabid Pemasaran Pariwisata Disbudpar Cianjur, Tita Rosilawati, mengonfirmasi bahwa laporan sementara menunjukkan kenaikan kunjungan sebesar 50 persen selama libur panjang akhir tahun ini. Angka ini berarti sekitar 1.000 orang wisatawan diperkirakan memadati pantai selatan Cianjur setiap harinya.

Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata lokal, mengingat potensi besar destinasi wisata di Cianjur. Disbudpar Cianjur terus menggencarkan promosi dan sosialisasi berbagai destinasi, mulai dari wisata alam pegunungan, pantai, air terjun, hingga wisata edukasi seperti Gunung Padang dan Kampung Miduana.

Harapan besar disematkan pada peningkatan kunjungan ini untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Selain itu, peningkatan jumlah wisatawan juga diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Cianjur.

Pengawasan Ketat di Tengah Cuaca Ekstrem Pantai Selatan

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Apra, Dodo, mengungkapkan bahwa sejak 26 Desember 2025, jumlah wisatawan ke pantai selatan Cianjur terus meningkat. Total 4.500 orang wisatawan telah berkunjung dalam tiga hari terakhir, meskipun hujan deras dan gelombang tinggi kerap melanda.

Dodo mencatat adanya peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu, di mana kunjungan tertinggi hanya 700 orang per hari, sementara tahun ini mencapai 1.000 hingga 1.500 orang per hari. Wisatawan yang mendominasi berasal dari Bandung, Jabodetabek, dan wilayah selatan Jawa Barat.

Menanggapi cuaca ekstrem, Pokdarwis bersama petugas gabungan TNI/Polri, aparat desa/kecamatan, dan relawan meningkatkan pengawasan. Mereka mengimbau wisatawan agar tidak mendekati bibir pantai atau berenang saat gelombang tinggi demi keselamatan.

"Cuaca ekstrem yang melanda pantai selatan membuat gelombang tinggi kerap terjadi, sehingga dapat mengancam keselamatan terutama wisatawan yang memaksakan diri berenang di pantai," kata Dodo. Pelibatan masyarakat sebagai pelaku wisata juga ditekankan untuk menyosialisasikan aturan keselamatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi