Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menyatakan bahwa investasi memiliki peran krusial dalam memperkuat fondasi pembangunan kota. Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Investasi tidak hanya dilihat dari nilai ekonomi semata, tetapi juga sebagai pendorong tata kelola perkotaan yang adaptif dan berdaya saing.
Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menekankan pentingnya iklim investasi yang kondusif. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan pada hari Minggu, 7 Desember, setelah berbagai kegiatan terkait investasi.
Hingga triwulan III tahun ini, realisasi investasi di Kota Bekasi telah mencapai angka Rp9,5 triliun. Angka ini merupakan 65 persen dari target total Rp14,6 triliun yang ditetapkan hingga tahun 2025. Pemerintah kota optimis dapat mencapai target tersebut dengan terus menggenjot kontribusi investor.
Advertisement
Advertisement
Realisasi Investasi dan Sektor Unggulan di Kota Bekasi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengungkapkan capaian investasi yang signifikan. Realisasi investasi sebesar Rp9,5 triliun ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi daerah. Angka ini juga menjadi indikator positif bagi prospek ekonomi Kota Bekasi ke depan.
Sektor perdagangan dan jasa menjadi penopang utama dalam aliran modal investasi di Kota Bekasi. Kontribusi ini berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Dominasi sektor ini mencerminkan dinamika ekonomi lokal yang kuat dan beragam.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen penuh untuk terus menjaga kualitas pelayanan investasi. Hal ini dilakukan demi memastikan iklim investasi tetap kondusif dan menarik bagi para pelaku usaha. Capaian triwulan IV akan diumumkan pada awal tahun depan, dengan harapan dapat melampaui target yang telah ditetapkan.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pemerintah Kota Bekasi untuk Peningkatan Investasi
Sebagai bagian dari upaya strategis, Pemerintah Kota Bekasi baru-baru ini menggelar Bekasi Investment Gathering (BIG) 2025. Acara bertema “Membangun Jejaring dan Kemitraan, Investasi Tumbuh di Kota Bekasi” ini bertujuan memperkuat ekosistem investasi daerah. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjalin kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.
Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono mengapresiasi tinggi para pelaku usaha, mitra strategis, dan investor yang telah berinvestasi di Kota Bekasi. Beliau menekankan bahwa kolaborasi yang terbangun adalah modal besar untuk mewujudkan ekosistem investasi yang sehat, stabil, dan berkesinambungan. Dukungan ini sangat vital untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Selain BIG 2025, Wali Kota juga membuka Festival Bonsai Patriot 2025 secara bersamaan. Inisiatif ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan kreativitas, UMKM, dan industri hobi yang berkembang. Langkah ini diharapkan dapat memperluas basis ekonomi dan menciptakan peluang baru bagi masyarakat.
Advertisement
Pemerintah Kota Bekasi bertekad untuk memastikan pertumbuhan ekonomi kota dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya akan terus diperkuat. Tujuannya adalah menjadikan Kota Bekasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews