Kemenkeu Perkuat Komitmen Jaga Kesehatan Sektor Keuangan Demi Ekonomi Berkelanjutan

Kementerian Keuangan RI tegaskan komitmen menjaga kesehatan sektor keuangan untuk pertumbuhan ekonomi dan ketahanan rumah tangga, merespons kunjungan Ratu Maxima.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkeu Perkuat Komitmen Jaga Kesehatan Sektor Keuangan Demi Ekonomi Berkelanjutan
Kementerian Keuangan menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan sektor keuangan demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan ketahanan rumah tangga, merespons kunjungan Ratu Maxima. (AntaraNews)

Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) secara tegas menyatakan komitmennya untuk menjaga kesehatan sektor keuangan nasional. Langkah ini diambil guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan keuangan rumah tangga di seluruh Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pentingnya stabilitas finansial.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu, Masyita Crystallin, pada Jumat (28/11) di Jakarta. Hal ini juga merupakan respons terhadap kunjungan Ratu Maxima dari Belanda. Kunjungan Ratu Maxima sebagai Penasihat Khusus PBB fokus pada kesehatan finansial.

Pemerintah Indonesia telah menyusun berbagai kebijakan strategis untuk mengembangkan pasar keuangan. Kebijakan ini meliputi asuransi, pensiun, dan pembiayaan jangka panjang. Tujuan utamanya adalah mendukung pembiayaan pembangunan nasional serta memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat luas.

Masyita Crystallin menjelaskan bahwa sektor keuangan memiliki peran vital layaknya nadi dalam tubuh manusia. Ia mengatakan, "Sektor keuangan adalah nadi yang mengalirkan energi ke seluruh tubuh." Ia menambahkan, "Sehatnya sektor keuangan mencerminkan sehatnya perekonomian Indonesia."

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kemenkeu terus memperluas kolaborasi dengan mitra internasional. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan stabilitas sektor keuangan. Selain itu, upaya ini juga meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau.

Pemerintah bertekad mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui sektor keuangan yang sehat. Masyita juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan finansial pribadi. "Jaga kesehatan finansial kita untuk menjaga masa depan kita," tegas Masyita.

Komitmen Kemenkeu ini sejalan dengan pandangan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda. Ratu Maxima, dalam perannya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA), menekankan pentingnya kesehatan finansial masyarakat. Ia hadir dalam Agenda Kesehatan Finansial Nasional (NFHE) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta pada Kamis (27/11).

Menurut Ratu Maxima, kualitas kesehatan finansial yang tinggi dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, para regulator perlu berfokus pada tiga aspek kunci. Aspek-aspek ini penting untuk membangun kesehatan finansial yang kuat di masyarakat.

Aspek pertama adalah menyadari bahwa ekosistem keuangan inklusif harus bertujuan menciptakan kesehatan finansial bagi masyarakat. Kedua, regulator perlu mengubah paradigma dari "tidak berbuat buruk" menjadi "mendorong perbuatan baik". Ini bisa dilakukan dengan memberi insentif bagi masyarakat untuk menabung.

Aspek ketiga adalah pentingnya kesepahaman antara pihak regulator dan swasta. Kolaborasi ini esensial untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan finansial yang optimal. Kerjasama ini akan memastikan bahwa semua pihak bergerak ke arah tujuan yang sama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi